JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Anda pasti pernah merasakan terbangun dari tidur karena tersentak kaget secara tiba-tiba, hal tersebut bisa jadi kondisi hypnic jerk.
Seseorang yang mengalami hypnic jerk biasanya mengalami gejala seperti sensasi terjatuh, melihat kilatan cahaya, hingga mendengar suara letusan kecil.
Kondisi ini juga memiliki istilah lain, yakni night start dan sleep start. Meski situasi ini biasanya dialami saat mimpi, namun terasa seperti nyata dan kerap membuat jantung berdebar.
Gangguan Hypnic Jerk
Menurut para ahli, Hypnic Jerk atau Hypnagogic Jerk merupakan kondisi yang umum terjadi pada tubuh ketika seseorang mulai terpejam atau memasuki fase tidur.
Secara Medis, hypnic jerk dikenal sebagai “sleep myoclonus”, yakni kedutan otot cepat yang terjadi secara tidak sengaja saat tubuh mulai transisi dari kewaspadaan menuju ke fase rileks. Sensasi yang ditimbulkan dari kondisi ini cukup kuat hingga dapat membangunkan seseorang dari tidurnya.
Hypnic jerk juga bagian dari peralihan terakhir otak dari kondisi sadar menjadi tidak sadar, sehingga ketika seseorang mengalami situasi ini biasanya terjadi karena saraf salah menafsirkan selama proses tersebut.
Seseorang yang mengalami ini kerap disertai dengan perasaan jatuh atau tergelincir dan melihat kilatan cahaya. Ketika tersentak kaget, detak jantung sering kali berdegup kencang serta keringat yang berlebih.
Penyebab Hypnic Jerk
Dalam sejumlah kauss, penyebab hypnic jerk belum sepenuhnya dipahami, namun dari beberapa teori menjelaskan bahwa kondisi ini dapat terjadi ketika transisi dari keadaan sadar ke fase tidur.
Saat tidur, tubuh cenderung lebih rileks dan aktivitas saraf akan melambat secara bertahap. Dalam kebanyakan kasus, otak yang masih aktif mengirimkan sinyal mendadak pada otot yang memicu kontraksi tiba-tiba.
Selain itu, otak juga kadang salah menafsirkan relaksasi yang terjadi secara cepat pada otot, sehingga mengirim sinyal refleks untuk bracing for impact yang dapat menyebabkan tubuh tersentak
Adapun beberapa hal yang diduga menjadi penyebab seseorang mengalami kondisi hypnic jerk, diantaranya:
- Stres dan kecemasan, otak yang selalu waspada akibat tekanan dari gaya hidup tinggi cenderung lebih mudah terkejut.
- Pola Tidur yang Buruk.
- Pengaruh stimulan.
- Waktu olahraga yang mepet dengan jam tidur.
Cara Menangani Hypnic Jerk
Hypnic Jerk merupakan kondisi yang hanya sesekali dialami, bukan disebabkan oleh kondisi medis yang membutuhkan perawatan atau pengobatan khusus.
Kondisi ini umum trerjadi pada siapapun, untuk mencegah agar tidak mengalami kondisi ini lagi, Anda dapat mengikuti sejumlah tips berikut:
- Kelola stres dengan baik.
- Kurangi konsumsi kafein atau stimulan.
- Hindari melakukan aktivitas berat pada malam hari, terutama ketika mepet jam tidur.
- Berlatih mengatur napas untuk relaksasi.
- Lakukan rutinitas tidur ‘sleep hygiene’.
DINDA
Editor : Imron Arlado