Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Kenali Penyebab dan Gejala Gangguan Kepribadian Histrionic, Kondisi Dimana Selalu Ingin Menjadi Pusat Perhatian Semua Orang

Imron Arlado • Minggu, 8 Juni 2025 | 23:18 WIB
Kenali Penyebab dan Gejala Gangguan Kepribadian Historic, Kondisi Dimana Selalu Ingin Menjadi Pusat Perhatian Semua Orang. sumber foto: pinterest
Kenali Penyebab dan Gejala Gangguan Kepribadian Historic, Kondisi Dimana Selalu Ingin Menjadi Pusat Perhatian Semua Orang. sumber foto: pinterest

Jawa Pos Radar Mojokerto - Ketika sedang berada dalam sosial yang luas, terdapat beberapa orang yang tak ingin menjadi pusat perhatian, tetapi tak sedikit juga orang yang ingin menjadi pusat perhatian. Tetapi tahukah kalian jika selalu ingin menjadi pusat perhatian juga merupakan gangguan kepribadian?

 

Seseorang yang selalu ingin menjadi pusat perhatian dimanapun dan kapanpun merupakan orang yang sedang mengalami gangguan kepribadian historic atau Histrionic personality disorder (HPD). Meskipun awalnya gangguan kepribadian ini tidak mengganggu, tetapi gangguan kepribadian ini akan menyebabkan penderitanya tidak bisa menjaga hubungan dekat dengan orang lain.

 

Untuk lebih lengkapnya, simak penjelasan mengenai Histrionic Personality Disorder (HPD) di bawah ini!

 Baca Juga: Dua Motor Rem Blong, Enam Wisatawan Terluka di Jalur Pacet-Cangar Mojokerto

 

Pengertian Histrionic Personality Disorder

 

Histrionic personality disorder (HPD) adalah gangguan kepribadian yang membuat penderitanya selalu ingin menjadi pusat perhatian secara berlebihan. Pada dasarnya, mereka yang memiliki gangguan kepribadian ini akan memiliki emosi yang tidak stabil dan sering berperilaku manipulatif.

 

Pada umumnya, gangguan kepribadian historic seringkali terjadi pada wanita dibandingkan dengan pria. Sebagian besar mereka yang mengalami gangguan kepribadian ini tidak menyadari bahwa mereka mengalami HPD. Namun, ciri-ciri umum terkena HPD dapat dilihat jelas pada masa remaja atau usia dewasa.

 

 

Gejala Histrionic Personality Disorder

Ciri-ciri utama penderita histrionic personality disorder adalah selalu ingin menjadi pusat perhatian. Meskipun begitu, terdapat beberapa ciri-ciri atau gejala lain yang ditunjukkan oleh penderita gangguan kepribadian histrionic, diantaranya sebagai berikut:

 

 Baca Juga: Polisi Siagakan 250 Petugas di Kawasan Pacet dan Trawas Mojokerto

Karena penderita HPD kerap merasa bosan, hal ini juga dapat menjadi pertanda dalam hubungan, bahwa penderita gangguan kepribadian historic kerap melakukan perselingkuhan. Bahkan, penderita HPD kerap melakukan pengancaman bunuh diri jika tidak mendapatkan perhatian dari orang lain.

 

Penyebab Histrionic Personality Disorder

Hingga saat ini, penyebab terjadinya gangguan kepribadian historic masih belum ditemukan. Tetapi, menurut studi atau beberapa kasus, gangguan kepribadian historic cenderung diturunkan dari faktor genetik atau keluarga.

Selain faktor tersebut, pola asuh orang tua juga berpengaruh jika sang anak terlalu dimanjakan, maka dapat menyebabkan sang anak mengalami gangguan kepribadian histrionic kemudian hari.

 

Selain itu, terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan kepribadian historic, diantaranya adalah trauma masa kecil, sering mengalami kekerasan secara verbal, dan memiliki kepekaan tinggi kepada lingkungan.

 

Itulah pengertian, gejala atau ciri-ciri, dan penyebab terjadinya gangguan kepribadian histrionic. Bagaimana menurutmu? RENO

Editor : Imron Arlado
#haus validasi #pusat perhatian #menjaga hubungan #penyebab #pola asuh #emosi yang tidak stabil #Histrionic Personality Disorder #kepribadian #gejala #gangguan kepribadian #ciri ciri #faktor genetik