Jawa Pos Radar Mojokerto - Dalam era digital yang setiap harinya berkembang ini, penggunaan gadget atau telepon genggam sudah tidak bisa kita batasi. Dalam setiap harinya, kita sangat membutuhkan telepon genggam untuk kebutuhan sehari-hari kita. Salah satunya adalah menggunakannya kepada anak agar merek tetap tenang dan tidak cerewet.
Penggunaan telepon genggam yang berlebihan dapat membuat penggunanya kecanduan, baik orang dewasa, remaja maupun anak-anak.
Screen time atau jumlah waktu layar yang berlebihan dalam menggunakan telepon genggam tentunya tidak baik, bahkan dikhawatirkan memiliki pengaruh buruk bagi anak-anak. Maka dari itu, dampingan orang tua bagi anak untuk menggunakan telepon genggam sangatlah penting.
Baca Juga: Sempat Raib, Besi Lampu TBM Mojokerto Akhirnya Diganti
Memberikan batasan-batasan kepada sang anak dalam waktu penggunaan telepon genggam atau screen time dapat mencegah dampak negatif yang ditimbulkan dari screen time tersebut. Bukan hanya telepon genggam, tetapi laptop, komputer, tablet, dan teknologi lainnya juga sangat penting dalam membatasi screen time.
Berikut adalah 5 dampak atau bahaya screen time yang berlebihan bagi anak-anak, sebagai berikut:
1.Mengalami Gangguan Kesehatan
Baca Juga: Izin PBG Proyek TBM Kota Mojokerto Buram, OPD Masih Bungkam
Memandang layar ponsel secara berlebihan dapat menyebabkan gangguan kesehatan fisik pada anak-anak, contohnya adalah obesitas. Karena seringnya menggunakan teknologi secara berlebihan, aktivitas fisik yang seharusnya dilakukan akan berkurang.
Aktivitas fisik yang kurang dan pola hidup yang berantakan dapat membuat berat badan cepat naik, sehingga anak lebih rentan terkena obesitas atau kelebihan berat badan.
2.Gangguan atau Kurang Tidur
Paparan layar gadget, seperti telepon genggam dan laptop dapat mengganggu waktu istirahat atau tidur anak-anak, terlebih pada malam hari. Cahaya yang dikeluarkan oleh telepon genggam, tablet, laptop, dan teknologi sejenisnya dapat mengganggu produksi melatonin yang menyebabkan kesulitan untuk istirahat.
Hal ini menjadi tidak baik bagi anak, karena pada pagi harinya mereka harus beraktivitas seperti anak pada umumnya, seperti sekolah. Karena kurangnya tidur tersebut, dalam proses belajar sang anak akan tidak fokus dan mudah mengantuk.
3.Kecanduan dengan Gadget
Baca Juga: Trotoar Depan Rumdin Wali Kota Mojokerto Jebol
Jika screen time tidak dibatasi oleh orang tua, hal ini dapat menyebabkan sang anak kecanduan dengan gadget. Kecanduan gadget ini dapat mengakibatkan sulit untuk melakukan aktivitas sehari-hari atau sulit beraktivitas tanpa adanya gadget meskipun hanya sebentar.
Jika sudah sulit terlepas dari gadget, produktivitas juga akan menurun. Kecanduan gadget juga dapat mengakibatkan sang anak memiliki kurang empati, daya ingat menurun dan lemah, sulit bersosialisasi dengan orang lain, bahkan mudah tantrum jika tidak diberi gadget.
4.Mata Lelah dan Sakit
Baca Juga: Rest Area Gunung Gedangan Kota Mojokerto Direnovasi Lagi meski Tak Berpenghuni
Karena seringnya bermain dan menatap layar gadget, fungsi dari mata akan perlahan-lahan menurun. Hal ini dapat menyebabkan kesehatan mata anak-anak akan memburuk, bahkan bisa terkena rabun jauh atau miopia.
Screen time yang berlebihan dapat membuat mata lelah, sehingga menimbulkan beberapa gejala seperti mata berair, mata merah, dan mata nyeri. Gejala-gejala tersebut dikarenakan cahaya biru dari gadget yang membuat mata bekerja lebih ekstra sehingga mata mudah lelah.
5.Sakit Punggung dan Leher Kronis
Baca Juga: Kejari Kota Mojokerto Terus Atensi Kawasan TBM, Proyek Resto Kapal Lima Bulan dalam Penyegelan
Penggunaan gadget yang berlebihan juga dapat membuat anak-anak membungkukkan leher dan punggungnya ketika posisi duduk. Sementara itu, ketika posisi berbaring posisi leher akan lebih sedikit tinggi agar lebih nyaman.
Kedua kebiasaan tersebut dapat membuat posisi leher tertekuk lama sehingga membuat nyeri leher dan punggung sakit. Ketika menggunakan gadget, sempatkan untuk berdiri dan berjalan-jalan untuk melakukan peregangan agar otot-otot leher dan punggung tidak kaku.
Baca Juga: BPK XI Jatim Lempar Sinyal Ekskavasi Lanjutan Candi Brahu di Mojokerto
Itulah 5 dampak screen time berlebihan pada anak. Bagaimana menurutmu? RENO
Editor : Imron Arlado