JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Sebagian populasi Indonesia memiliki kebiasaan pola pikir negatif atau yang kerap disebut dengan overthinking.
Kebiasaan overthinking tentu memberi dampak negatif bagi kehidupan, selain itu rasa khawatir yang berlebih juga berpengaruh terhadap masa depan.
Menurut penelitian yang telah dilakukan oleh Health Collaborative Center baru-baru ini, 50 persen masyarakat Indonesia mengalami overthinking.
Mengejutkannya, masyarakat yang cenderung mengalami overthinking justru kebanyakan perempuan.
Overthinking
Overthinking merupakan suatu kondisi seseorang yang berpikir atau mempertimbangkan suatu hal secara berlebihan.
Seseorang yang mengalami ini cenderung suka merefleksi, menganalisis, bahkan mengkhawatirkan sesuatu secara berlebihan dan terus berulang.
Banyak orang yang menganggap bahwa overthinking merupakan suatu langkah untuk berhati-hati dalam mengambil keputusan.
Namun, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar, berpikir terlalu berlebihan dapat berdampak buruk pada kesehatan mental dan emosional.
Penyebab Overthinking
Overthinking dapat dipicu dari pola pikir yang negatif secara berulang dan rasa khawatir berlebih. Kondisi ini juga dapat disebabkan karena kecemasan, depresi, hingga gangguan mental lain.
Selain sejumlah hal tersebut, terdapat faktor lain yang dapat menjadi pemicu overthinking, diantaranya sebagai berikut:
- Gangguan Kecemasan
Individu yang mengalami gangguan kecemasan tinggi rentan mengalami overthinking. Saat melakukan kesalahan, mereka cenderung menutupinya dengan sikap yang berlebihan.
Mereka juga terperangkap dengan siklus pikiran negatif yang terus berulang.
- Analisis yang Berlebihan
Seseorang yang mengalami kondisi overthinking kerap mempertimbangkan segala hal bahkan hal kecil sekalipun dalam mengambil keputusan.
- Meragukan Keputusan yang Diambil
Individu dengan kebiasaan overthinking kerap meragukan keputusan yang telah diambil, mereka cenderung menilai ulang terkait keputusan yang telah dibuat.
- Rumination
Setelah mengambil keputusan, mereka kerap mempertimbangkan keputusan tersebut terus-menerus.
Pemikiran yang berulang disebut juga dengan rumination, penyebab utama overthinking.
- Kesulitan dalam Mengambil Keputusan
Orang yang mengalami overthinking cenderung merasa kesulitan dalam pengambilan keputusan, mereka akan terjebak dalam proses berpikir yang rumit.
Cara Mengatasi Overthinking
- Mengistirahatkan pikiran
- Pahami pemicu utama
- Belajar menerima kegagalan dengan menjadikannya sebagai pembelajaran
- Mencari kesibukan lain untuk mengalihkan pikiran
- Menetapkan batasan dalam berpikir
DINDA
Editor : Imron Arlado