Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Kebiasaan Berbohong dan Melebih-lebihkan Sesuatu, Kenali Ciri-Ciri dan Penyebab Mythomania

Imron Arlado • Minggu, 25 Mei 2025 | 03:04 WIB
Kebiasaan Berbohong dan Melebih-lebihkan Sesuatu, Kenali Ciri-Ciri dan Penyebab Mythomania. sumber foto: pinterest
Kebiasaan Berbohong dan Melebih-lebihkan Sesuatu, Kenali Ciri-Ciri dan Penyebab Mythomania. sumber foto: pinterest

Jawa Pos Radar Mojokerto - Terkadang seseorang melakukan kebohongan untuk menghindari konflik atau masalah dan ingin tujuan tertentu. Tetapi, pernahkah kalian mendengar seseorang yang membual atau berbicara dengan kata berlebihan?. Mereka yang sering melakukan hal tersebut dinamakan mythomania.

 

Bagi mereka yang mengalami mythomania, kebohongan merupakan sebagian dari hidup mereka. Mereka yang mengalami mythomania tidak memiliki niat buruk, tetapi mereka tidak tahan untuk tidak berbohong.

 

Apa itu mythomania? berikut penjelasannya!

 

Pengertian Mythomania

Mythomania merupakan kondisi atau perilaku seseorang yang memiliki kebiasaan berbohong yang tidak bisa dikendalikan. Mythomania memiliki nama lain yaitu pathological lying. Mythomania merupakan kondisi yang berbeda dengan kebohongan biasanya, mereka akan membual dan berbohong tanpa adanya tujuan tertentu.

Mereka yang menderita atau mengalami mythomania akan sering melakukan kebohongan atau mengarang cerita bohong secara kompleks dan dramatis. Bahkan, ketika ada seseorang yang mematahkan kebohongannya, mereka tak segan untuk menambahkan kebohongan baru.

 

 

Penyebab Mythomania

Hingga sekarang, penyebab terjadinya mythomania belum ditemukan. Tetapi, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan seseorang terkena mythomania. Berikut beberapa faktor terjadinya mythomania:

 

Mereka yang menderita borderline personality disorder akan terkena mythomania karena sering berbicara tanpa dipikir dahulu. Mereka yang menderita borderline personality disorder juga akan kesulitan mengendalikan emosi yang membuatnya sering berbohong.

 

Mereka yang menderita narcissistic personality disorder juga akan mengalami mythomania karena kelihaian mereka dalam mengarang cerita agar dikagumi dan disenangi oleh orang lain.

 

Mereka yang mengalami antisocial personality disorder akan menderita mythomania karena sering menipu dan berbohong demi kepentingan diri sendiri.

 

 

Gangguan buatan adalah kondisi dimana ketika penderitanya menganggap sedang sakit secara fisik maupun mental, padahal tidak. Penyebabnya sendiri bisa dari faktor genetik, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, dan stres berlebihan yang mengakibatkan depresi.

 

Masa kecil menjadi masa yang paling berdampak ketika seseorang menjadi dewasa. Ketika saat usia dini seorang anak mengalami situasi yang sulit, maka mythomania akan berkembang. Trauma masa kecil yang dialami adalah menjadi korban kekerasan atau pelecehan, sering menyaksikan orang tua berbohong, dan memiliki gangguan kepribadian.

 

 

 

Ciri-Ciri Penderita Mythomania

Mereka yang menderita mythomania akan memiliki ciri-ciri umum dengan berbohong secara terus-menerus dan sulit dikendalikan. Mereka yang mengalami mythomania akan kesulitan untuk membedakan antara kejadian fiktif dan nyata.

 

 

Dilain sisi, terdapat beberapa ciri-ciri jika seseorang mengalami mythomania, diantaranya sebagai berikut:

 

 RENO

 

Editor : Imron Arlado
#trauma masa kecil #Penyebab Mythomania #Ciri Ciri Penderita Mythomania #kebiasaan berbohong #emosi tidak stabil #borderline personality disorder #kepribadian #Narcissistic Personality Disorder NPD #berbohong #mythomania