Jawa Pos Radar Mojokerto - Kepribadian merupakan sifat umum atau karakteristik seseorang yang membuat perilaku satu orang berbeda dengan orang yang lain. Sifat, pola pikir, dan emosi dapat mempengaruhi aktivitas serta interaksi seseorang dengan orang yang lain. Komponen-komponen tersebut juga yang menjadikan pembentuk kepribadian.
Suatu kepribadian biasanya tersebut melalui faktor genetik maupun faktor lingkungan seseorang. Di setiap permasalahan gangguan kepribadian, faktor lingkungan menjadi faktor utama penyebab gangguan kepribadian. Bahkan gangguan kepribadian tersebut bisa berupa kepribadian ganda yang dapat membuat celaka.
Untuk lebih lengkapnya simak pengertian kepribadian ganda di bawah ini!
Baca Juga: Tanggul Jebol, Salen Bangsal Mojokerto Tergenang Banjir
Pengertian Kepribadian Ganda
Kepribadian ganda atau istilah lainnya dissociative identity disorder (DID) merupakan gangguan kepribadian yang berupa kesehatan jiwa. Kepribadian ganda dapat diberi pertanda dengan kepribadian seseorang yang lebih dari 1. Kepribadian lain tersebut biasanya disebut dengan alter ego.
Mereka yang terkena gangguan kepribadian ganda akan merasakan adanya ketidakseimbangan antara emosi, pikiran, perasaan, perilaku, hingga identitasnya. Orang-orang yang terkena gangguan kepribadian ganda biasanya baru disadari pada usia 5 hingga 10 tahun.
Tetapi, beberapa gangguan baru disadari pada usia remaja. Karena, gejala-gejala pada gangguan kepribadian ganda pada anak remaja sering disalah artikan sebagai proses pubertas atau ADHD.
Kepribadian ganda sulit untuk dibedakan dengan perubahan mood atau suasana hati yang terjadi secara cepat. Untuk kepribadian ganda, yang berubah adalah karakter mereka, bukan suasana hati mereka.
Penyebab Kepribadian Ganda
Meskipun belum tentu pasti penyebab terjadinya gangguan kepribadian, tetapi ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kepribadian ganda. Berikut adalah beberapa faktor yang beresiko terjadinya kepribadian ganda:
- Terdapat faktor genetika atau anggota keluarganya juga menderita gangguan kepribadian atau DID
- Tumbuh dalam lingkungan yang keras atau toxic
- Mengalami kekerasan fisik, kekerasan non verbal, bahkan kekerasan seksual
- Pernah mengalami peristiwa-peristiwa yang traumatis. Seperti kecelakaan dan terkena bencana alam
- Pola asuh salah yang menyebabkan anak takut
Gejala Kepribadian Ganda
Mereka yang terkena gangguan kepribadian ganda seringkali tidak sadar akan dirinya sendiri. Meskipun setiap orang mengalami hak yang berbeda, tetapi berikut adalah beberapa gejala yang ditunjukkan oleh orang yang mempunyai kepribadian ganda:
- Memiliki kepribadian lebih dari satu atau alter ego. Di mana setiap kepribadian tersebut memiliki jenis, sikap, perilaku, memori, dan cara pikir yang berbeda-beda
- Mengalami gangguan jiwa, seperti depresi, stres, cemas, delusi hingga pikiran untuk mencelakakan dirinya sendiri
- Perasaan yang berbeda-beda, membuat emosi dan perasaannya bingung
- Takut untuk bersosialisasi. Di mana terjadi hambatan dalam bekerja hingga melakukan aktivitas sehari-hari
- Terdapat kesenjangan informasi atau amnesia singkat dalam kegiatan sehari-hari
- Merasa frustasi karena terjadinya kesenjangan informasi atau ingatan yang salah
Kapan Orang yang Terkena Kepribadian Ganda Harus ke Dokter?
Jika kalian merasa sudah mengalami gejala-gejala yang sudah ditunjukkan di atas, maka kalian harus segera konsultasi atau menghubungi dokter terdekat.
Mereka yang terkena gangguan kepribadian ganda sering kali tidak sadar bahwa diri mereka terkena gangguan kepribadian ganda.
Maka dari itu, jika orang-orang di sekitar kalian terlihat seperti gejala-gejala kepribadian ganda di atas mulai dari anggota keluarga, teman, hingga kerabat, segera hubungi layanan dokter terdekat. RENO
Editor : Imron Arlado