Jawa Pos Radar Mojokerto - Ketika sedang sendiri, pernahkah kalian terganggu dengan pikiran-pikiran yang tak terduga?
Seperti memikirkan tentang skenario-skenario buruk yang belum tentu akan terjadi dan sama sekali tidak diinginkan. Pikiran-pikiran buruk seperti itulah yang dinamakan intrusive thoughts.
Meskipun hal tersebut normal dan bisa terjadi kepada siapapun, tetapi pemikiran intrusive thoughts dapat berubah menjadi masalah ketika terjadi berulang kali dan dapat mengganggu aktivitas dan menjadi pengaruh negatif kepada pikirannya sendiri.
Pengertian Intrusive Thoughts
Intrusive thoughts atau pikiran yang mengganggu adalah gambaran atau pemikiran seseorang yang muncul secara tiba-tiba dan tidak diinginkan sekali.
Pemikiran tersebut sangat mengganggu dan muncul tanpa adanya penyebab yang jelas.
Intrusive thoughts sendiri adalah pikiran mengganggu yang bersifat negatif dan berupa hal-hal yang agresif. Pemikiran tersebut muncul dikarenakan kekhawatiran untuk masa depan yang belum tentu kejadian.
Intrusive thoughts yang muncul dalam pikiran kita tidak semuanya memiliki arti atau makna yang jelas. Bisa saja pikiran negatif yang muncul dalam otak kamu itu dikelola jika sadar bahwa itu negatif.
Namun, berbeda jika pikiran negatif tersebut tidak dapat dikelola. Intrusive thoughts tersebut akan menguasai pikiran dan menjadi kebiasaan yang sangat mengganggu dan sulit dihilangkan. Hal tersebut akan mengganggu kegiatan dan aktivitas sehari-hari jika intrusive thoughts terlalu kuat.
Pemicu Munculnya Intrusive Thoughts
Sebenarnya, intrusive thoughts sering terjadi pada siapapun. Tetapi, jika terjadi secara terus-menerus, dapat terjadi gangguan obsessive compulsive disorder atau OCD, dan depresi.
Untuk lebih paham, berikut adalah pemicu intrusive thoughts:
1. Stres dan Cemas Berlebihan
Pemicu utama munculnya intrusive thoughts adalah ketika pikiran sedang stres dan cemas berlebihan. Ketika sedang mengalami stres dan cemas yang berlebih, fungsi otak akan tidak stabil dan memberikan sinyal secara acak yang tidak diinginkan.
Selain stres dan cemas berlebihan, kondisi intrusive thoughts juga terjadi pada orang-orang yang mengalami situasi yang penuh tekanan.
2. Perubahan Hormon
Seperti yang terjadi saat menopause, menstruasi, dan kehamilan, perubahan hormon juga dapat membuat perilaku dan sikap seseorang berubah, sehingga menyebabkan pola pikir yang juga berubah.
Perubahan naik turunnya hormon juga bisa menjadi pemicu munculnya intrusive thoughts yang sangat mengganggu.
3. Masa Lalu Traumatis
Pengalaman yang traumatis membuat seseorang mengalami intrusive thoughts yang berlebih. Pengalaman traumatis tersebut adalah kekerasan dan kecelakaan yang membuat intrusive thoughts muncul.
Orang-orang yang mengalami kejadian-kejadian yang seperti ini terjadi pada orang-orang yang mengidap PTSD atau post traumatic stress disorder.
4. Kurang Tidur
Ternyata, tidur yang cukup dan sehat sangat penting bagi kesehatan mental kita. Kurangnya tidur membuat fungsi otak tidak berjalan lancar. Dimana fungsi otak tersebut akan mengendalikan pikiran yang tidak diinginkan.
Pada faktanya, orang yang kurang tidur atau suka begadang lebih rentan terkena intrusive thoughts.
5. Gangguan Makan
Pemicu munculnya intrusive thoughts adalah ketika mengalami gangguan makan atau eating disorder. Gangguan makan tersebut meliputi pemilihan makanan, bentuk badan, dan tekanan untuk terlihat bentuk badan sempurna.
Pemikiran-pemikiran tersebut menyebabkan intrusive thoughts muncul.
Itulah pengertian dan pemicu munculnya intrusive thoughts. RENO
Editor : Imron Arlado