Upaya Cegah Kanker Leher Rahim
KOTA - Selama bulan ini hingga Februari nanti, tenaga kesehatan (nakes) dari puskesmas mendatangi sekolah di Kota Mojokerto untuk imunisasi atau pemberian vaksin kepada siswa. Para nakes itu akan memberikan vaksinasi Human Papillomavirus (HPV).
Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinkes PPKB Kota Mojokerto drg Citra Mayangsari mengatakan, mulai pekan ini, imunisasi HPV akan menyasar ribuan pelajar di Kota Mojokerto, ’’Untuk jadwalnya menyesuaikan sekolah masing-masing. Yang jelas dimulai pekan ini,’’ katanya.
Citra memaparkan, tidak semua pelajar akan mendapatkan vaksinasi ini. Sasaran imunisasi HPV terdiri dari siswi kelas 5 SD sejumlah 1.287, siswi kelas 6 SD dengan total 1.366, serta siswi kelas 9 SMP sebanyak 1.496. ’’Warga kota atau bukan tetapi bersekolah di kota tetap divaksin,’’ paparnya.
Untuk pelaksanaan vaksin, dosis yang diberikan pun berbeda. Bagi pelajar kelas 5 mendapatkan dosis pertama sedangkan siswi kelas 6 mendapatkan dosis kedua. Lalu, untuk murid kelas 9 SMP mendapatkan vaksinasi dosis pertama. ’’Yang SMP ini sifatnya imunisasi kejar, jadi nanti di SMA tidak perlu dapat vaksinasi lagi,’’ imbuh dia.
Pemberian imunisasi HPV, sambung Citra, untuk menjaga masa depan anak-anak perempuan sejak berusia 11 tahun agar terhindar dari kanker serviks. Mengingat, sifatnya penting, siswa yang tidak terjangkau sasaran nantinya akan menjalani imunisasi di puskesmas. ’’Nanti tetap ada sweeping lagi, agar semua sasaran mendapatkan imunisasi ini,’’ ujarnya.
Mantan Kepala Puskesmas Wates ini menyebutkan, vaksin HPV bersifat wajib dan disubsidi oleh pemerintah atau gratis. Vaksin tersebut berguna untuk mencegah kanker serviks atau kanker leher rahim. ’’Dengan pemberian dua dosis vaksin HPV, akan memberikan proteksi seumur hidup dari kanker leher rahim,’’ pungkasnya. (oce/fen)
Editor : Hendra Junaedi