RADARMOJOKERTO – Setiap tanggal 10 Mei diringati sebagai Hari Lupus Sedunia. Lalu, apa yang sudah anda ketahui tentang penyakit autoimun satu ini? Berikut penjelasannya.
Lupus merupakan salah satu penyakit yang melemahkan sistem imun seseorang.
Penyakit ini juga dikenal sebagai Systemic Lupus Erythematosus atau penyakit reumatik autoimun yang menyerang berbagai macam organ.
Hingga memiliki berbagai macam gejala seperti nyeri pada persendian, muncul ruam pada kulit, maupun mudah merasa Lelah.
Sebagai penyakit autoimun, penyakit ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sehat pada tubuh.
Sayangnya para ahli belum mengetahui pasti penyebab munculnya lupus. Namun berikut 5 faktor pemicu lupus yang kerap dialami seseorang saat terjangkit penyakit autoimun ini.
- Faktor Genetik
Beberapa orang memiliki sebuah kecenderungan genetic yang bisa memicu penyakit lupus. Apabila terdapat suatu riwayat keluarga dengan penderita lupus, risiko seseorang mengidap lupus dapat meningkat.
Faktor ini juga dapat terjadi pada orang-orang dengan kulit berwarna, terutama pada ras Asia, Afrika, dan Hispanik.
- Faktor Lingkungan
Paparan sinar matahari berlebihan pada tubuh dapat meningkatkan resiko seseorang mengidap lupus.
Selain itu inveksi virus, bakteri, ataupun stress dapat membuat lupus berkembang pada individu yang memiliki kecenderungan genetik.
- Obat-Obatan tertentu
Konsumsi obat atau drug-induced lupus jadi salah satu faktor pemicu selanjutnya. Kondisi ini termasuk gangguan autoimun yang disebabkan reaksi obat-obatan tertentu.
Obat yang paling sering dikaitkan dengan penyakit ini adalah Procainamide, obat yang berfungsi mengobati irama jantung yang tidak teratur. Setelah itu ada Hydralazine yaitu obat tekanan darah tinggi.
- Hormon
Beberapa penelitian menyebut, wanita lebih rentan mengalami lupus dibandingkan pria karena lebih banyak menghasilkan hormon esterogen atau disebut juga sebagai hormon ”Immuno-enhancing”. Sistem imun ini dapat menyerang tubuh wanita sehingga menjadi rentan terkena lupus.
- Gangguan Sistem Kekebalan Tubuh
Kondisi ini dapat terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan dan organ yang sehat dalam tubuh.
Alhasil peradangan dan kerusakan organ dan jaringan tubuh muncul hingga menyebabkan penyakit autoimun. (satria putra)
Editor : Martda Vadetya