JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Ginjal salah satu organ yang dibutuhkan manusia untuk bertahan hidup, yang berfungsi untuk menyaring racun, mengontrol tekanan darah, dan menjaga keseimbangan cairan yang ada di dalam tubuh.
Jika seseorang mengidap penyakit ini, maka ginjal tidak bisa menyaring racun dan menjalankan fungsi ginjal dengan baik.
Begitupun dengan pengeluaran cairan yang tidak seimbang dapat mengakibatkan gangguan pada jantung dan juga paru-paru, sehingga hal ini dapat membahayakan nyawa seseorang.
Penyakit ginjal sendiri mempunyai beberapa macam, mulai dari peradangan, kanker, dan penyakit gagal ginjal.
Selain dengan cuci darah dan transplantasi ginjal, penderita gagal ginjal dapat mengubah pola hidup dan asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh.
Berikut beberapa pantangan makanan yang wajib kamu perhatian untuk mengontrol asupan yang masuk di dalam tubuh.
- Makanan kemasan kalengan
Saat ini banyak orang yang sering mengonsumsi makanan dengan kemasan kaleng seperti sup, sayur dan makanan lain dengan kemasan kaleng.
Meski praktis dan tahan lama, makanan ini sering dikaitkan dengan berbagai macam penyakit.
Hal ini disebabkan oleh bahan pengawet pada makanan kalengan yang tidak baik untuk kondisi tubuh.
Tingginya Natrium pada makanan kaleng, harus dihindari terutama untuk penderita ginjal yang disertai dengan darah tinggi.
- Produk susu
Makanan sehari-hari selalu berkaitan dengan susu segar, baik olahan seperti yoghurt, dan keju.
Namun perlu diperhatikan, khususnya untuk orang dengan riwayat penyakit ginjal. Produk dengan olahan susu di dalamnya terdapat kandungan fosfor yang tinggi.
Hal ini dapat mengakibatkan risiko gangguan struktur tulang dan juga penyakit jantung.
Untuk penderita ginjal perlu memperhatikan asupan makanan atau minuman dengan kandungan fosfor yang tinggi.
- Beberapa jenis buah
Meskipun buah mempunyai banyak khasiat dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh, tetapi penderita ginjal, mengonsumsi buah dengan kandungan tinggi kalium dapat mempengaruhi detak jantung sehingga dapat membahayakan dirinya.
Beberapa buah yang tidak boleh dikonsumsi yaitu jeruk, pisang, alpukat buah-buahan kering dan juga kurma.
Tetapi, kamu dapat mengganti konsumsi buah yang tinggi kalium dengan buah rendah kalium seperti nanas, apel, bluberi, dan juga anggur merah.
- Mengonsumsi makanan asin
Bagi penderita ginjal, makanan dengan banyak garam mengakibatkan cairan dalam tubuh menjadi tidak seimbang.
Hal ini karena fungsi ginjal yang tidak baik, sehingga tidak bisa menjaga keseimbangan cairan dengan baik.
Penggunaan garam atau natrium yang terlalu banyak dapat berpengaruh pada tekanan darah serta penyakit jantung ataupun paru-paru.
Maka ketika masak di rumah lebih baik menggunakan rempah-rempah sebagai pelengkap rasa makanan, dan kurangi penggunaan produk dengan kandungan natrium yang tinggi seperti kecap dan makanan kemasan.
- Makanan instan dan setengah matang
Berbagai macam makanan kemasan instan dan juga makanan dengan masakan setengah matang mempunyai kandungan sodium tinggi. Mengonsumsi makanan dengan sodium tinggi dapat mengakibatkan tingginya tekanan darah dan juga mempunyai efek penyakit ginjal. Salah satu makanan tersebut seperti pizza beku dan mi instan.
- Kentang
Kentang atau ubi mempunyai kandungan kalium yang tinggi. Makanan ini harus dihindari oleh penderita ginjal.
Akan tetapi, kedua makanan ini dapat direndam dulu sekitar 4 jam sebelum dikonsumsi untuk mengurangi kalium di dalamnya.
Selain itu merebus kentang dan ubi selama 10 menit dengan memotong kecil-kecil dan tipis juga dapat mengurangi kandungan kaliumnya.
Meskipun begitu mengonsumsinya harus diperhatikan agar tidak makanan dengan porsi yang berlebihan.
- Sayuran bayam, lobak dan tomat
Pada umumnya, sayuran memiliki banyak khasiat untuk kesehatan.
Akan tetapi, ada beberapa sayuran yang harus dihindari untuk penderita ginjal.
Seperti bayam, lobak dan tomat. Ketiga sayuran ini mempunyai kandungan kalium dan oksalat dalam jumlah banyak, meskipun dikonsumsi dalam keadaan mentah. Hal ini dapat menyebabkan membentuknya batu ginjal.
- Nasi merah
Penderita ginjal harus memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi.
Salah satunya yaitu nasi, meskipun nasi putih memiliki kalium dan fosfor rendah.
Akan tetapi tidak banyak orang yang juga menggunakan nasi merah untuk diet.
Perlu diketahui kandungan kalium dan fosfor yang ada pada nasi merah sanggat tinggi. Sehingga penderita ginjal harus mengontrol konsumsi nasi merah dan mengimbangi dengan makanan lain. (Novita Ainiyyatuz Zakiyyah)
Editor : Imron Arlado