Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Mudah Marah? Berikut Cara Mengendalikan Emosi Pada Diri Sendiri

Imron Arlado • Senin, 6 Mei 2024 | 23:57 WIB
SANTAI: Jalan santai salah satu olahraga yang direkomendasikan saat berpuasa. (foto: Jawa Pos)
SANTAI: Jalan santai salah satu olahraga yang direkomendasikan saat berpuasa. (foto: Jawa Pos)

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Setiap orang pasti memiliki rasa marah dan emosi. Hal tersebut normal terlebih ketika seseorang sedang dihadapkan dengan persoalan.

Akan tetapi, lebih baik jika bagaimana sikap diri sendiri menanggapi kemarahan yang sedang terjadi. Terkadang seseorang  memilih untuk tetap marah sehingga marahnya tidak dapat dikendalikan, akan berdampak buruk bagi diri sendiri dan kesehatan.

Karena itu, penting untuk mengetahui cara mengendalikan amarah. Emosi yang berlebihan dapat diarahkan kepada hal yang bermanfaat sehingga menghasilkan sesuatu yang bernilai positif. Karena itu, penting untuk selalu menjaga emosi diri sendiri agar tetap terkendali dan tidak terlewat batas.

Berikut lima cara mengendalikan emosi pada diri sendiri yang telah disunting dari beberapa sumber.

GEMBIRA: Menjalani hobi seperti mendengarkan musik bisa membantu seseorang lebih tenang dan tidak mudah bosan. (foto: dok Halodoc)
GEMBIRA: Menjalani hobi seperti mendengarkan musik bisa membantu seseorang lebih tenang dan tidak mudah bosan. (foto: dok Halodoc)
  1. Menarik Napas yang Dalam dan Lambat

Hal pertama yang perlu dilakukan dengan  mudah adalah menarik napas yang dalam dan lambat. Karena ketika seseorang dalam keadaan marah, napas akan lebih pendek dan semakin cepat. Menarik napas dalam dan lambat dari hidung lalu dikeluarkan melalui mulut untuk beberapa saat. Dengan mengatur nafas pada diri ini akan membantu amarah menjadi mereda.

EMOSI: Seorang lelaki mengalami amarah yang berlebihan. (foto. dok: Jawa Pos)
EMOSI: Seorang lelaki mengalami amarah yang berlebihan. (foto. dok: Jawa Pos)
  1. Berolahraga

Berolahraga menjadi salah satu kegiatan yang memiliki banyak manfaat ketika seseorang melakukannya. Tidak hanya untuk kesehatan dalam tubuh, dengan berolahraga juga dapat mengatasi emosi yang tidak stabil. Seperti melakukan olahraga berjalan kaki, mengendarai sepeda, dan berlari. Ketika marah lebih baik lakukan hal yang dapat mengalihkan pikiran dan membuat tubuh menjadi merasa lebih baik.

STABIL: Menarik napas dalam dan lambat dapat membantu amarah menjadi lebih reda. (foto. dok: KlikDokter)
STABIL: Menarik napas dalam dan lambat dapat membantu amarah menjadi lebih reda. (foto. dok: KlikDokter)
  1. Mendengarkan Musik

Cara selanjutnya adalah dengan mendengarkan musik, mendengarkan musik dipercaya dapat mengendalikan emosi pada diri seseorang. Dengarkan musik dengan menggunakan earphone atau pergi ke suatu tempat lalu putarkan lagu sesuai kesukaan agar membantu mengurangi rasa marah serta membuat lebih tenang.

TENANG: Memutuskan untuk menyendiri ketika marah dapat membantu berpikir secara jernih. (foto. dok: Jawa Pos)
TENANG: Memutuskan untuk menyendiri ketika marah dapat membantu berpikir secara jernih. (foto. dok: Jawa Pos)
  1. Menenangkan Diri

Ketika merasa amarah yang telah berlebihan pergilah untuk menyendiri ke suatu tempat dan menjauh dari orang lain. Dengan melakukan hal tersebut, dapat membuat diri kita memikirkan segala hal dengan lebih baik dan dapat berpikir secara jernih. Duduklah dan tarik napas secara perlahan lalu cari solusi untuk menyelesaikan masalah.

EMPATI: Mengembangkan rasa empati dapat mengurangi amarah akibat kesalahpahaman. (foto. dok: Jawa Pos)
EMPATI: Mengembangkan rasa empati dapat mengurangi amarah akibat kesalahpahaman. (foto. dok: Jawa Pos)
  1. Memperdalam Rasa Empati

Rasa empati adalah merasakan apa yang dialami seseorang dari sudut pandang mereka, tanpa harus benar-benar berada pada situasi tersebut. Terkadang seseorang marah karena mendengar kata yang membuat kesalahpahaman. Oleh karena itu, dengan mengembangkan rasa empati dapat membantu menghilangkan sikap egois dan marah yang berlebihan serta dapat memahami kondisi sekitar dengan baik. (Yeni Trihapsari)

 

Editor : Imron Arlado
#tips kesehatan #cara menahan emosi #kesehatan mental