Selain mengakomodasi kebutuhan masyarakat, rumah sakit pelat merah ini juga didukung dengan pelayanan kesehatan unggul serta berbagai fasilitas layanan terlengkap di Kabupaten Mojokerto.
Direktur RSUD Prof dr Soekandar dr Djalu Naskutub memaparkan, dengan dukungan dokter spesialis dan sub spesialis, tentunya layanan kesehatan yang tersedia bagi masyarakat berkualitas tinggi.
Menurutnya, fasilitas medis yang memadai menjadi landasan utama dalam memberikan perawatan terbaik kepada pasien.
’’Sebagai rumah sakit rujukan, RSUD Soekandar memainkan peran penting dalam menyediakan pelayanan kesehatan bagi warga Mojokerto dan sekitarnya,’’ ujar dia.
Untuk memenuhi kebutuhan pasien di bidang kesehatan, RS tipe B ini juga memiliki beragam layanan poliklinik dan spesialisasi sesuai jenis penyakit.
Di samping itu, terdapat pula berbagai fasilitas layanan unggulan seperti Hemodialisis, Kemoterapi, Modular Operating Theatre (MOT) dan C-Arm, Operasi Minim Pembedahan (Endoskopi, Laparaskopi, Phacoemulsifikasi, ESWL), Mentari Cerah (Mesin Pendaftaran Mandiri Cepat dan Terarah), TV Ungu (Televisi Untuk Penunggu), serta Siap Ramah (Sistem Aplikasi Rawat Luka Di Rumah).
’’Hanya di RSUD Soekandar pula, pasien bisa mendapatkan terapi laser yang satu-satunya di Mojokerto, ini meliputi layanan terapi UV-B untuk kulit dan laser argon bagi mata. Kami juga memiliki mesin operasi yang canggih dan khusus yang pertamakali ada di Mojokerto,’’ imbuh Djalu.
Ditambahkannya, mesin operasi canggih ini tersedia untuk layanan EVLA (Endovenous Laser Ablation), TKR (Total Knee Replacement), THR (Total Hip Replacement), dan Laser Hemoroidhoplasty.
Selama ini, rumah sakit tipe B ini telah menjangkau empat peran strategis di bidang kesehatan. Di antaranya, aspek promotif, preventif, kuratif serta rehabilitatif.
’’Setiap aspek memiliki program rutin yang terus dilakukan secara berkesinambungan. Salah satunya yang paling berpengaruh misalnya, dalam aspek rehabilitatif yang konsisten melakukan perawatan dan penanganan pada kelompok binaan HIV/AIDS,’’ sebutnya.
Untuk mempercepat layanan, RSUD Prof dr Soekandar juga telah menerapkan solusi mengatasi antrean bagi masyarakat di beberapa titik.
Mulai dari APM (Anjungan Pendaftaran Mandiri) di gedung depan dan belakang, pendaftaran pasien melalui JKN Mobile, loket pendaftaran untuk pasien khusus (Risiko Jatuh, Ibu Hamil, Geriatri), serta membagi titik pendaftaran di loket utama dan loket satelit (Klinik Penyakit Dalam, Klinik Jantung Paru, MCU).
’’Semua inovasi layanan di RSUD Prof dr Soekandar mendapatkan dukungan dari kepala daerah, karena menunjang program prioritas pemerintah daerah dalam bidang kesehatan, dan layanan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Sehingga, orientasi kami bisa menjadi rumah sakit yang nyaman dan menyehatkan masyarakat, sehingga semua keluhan mereka bisa cepat ditangani dan ditindaklanjuti,’’ tandasnya. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah