Dengan komitmen yang tinggi dari seluruh pegawai, rumah sakit tipe B ini terus meningkatkan kualitas pelayanan rujukan kesehatan dan pendidikan yang mengedapankan kemudahan akses, serta tata kelola profesional, berkualitas, akuntabel dan berfokus pada kepuasan pelanggan.
Buktinya, RSUD Prof dr Soekandar punya seabrek inovasi unggulan dalam melayani masyarakat di bidang kesehatan.
Salah satunya aplikasi Siap Ramah (Sistem Aplikasi Rawat Luka di Rumah) yang diluncurkan akhir November tahun lalu.
Program ini di-launching sebagai strategi peningkatan pelayanan perawatan pasien bedah pasca operasi, yaitu dengan memberikan kemudahan bagi pasien supaya mendapatkan perawatan di rumah.
’’Hal ini akan membantu pasien untuk mendapatkan kontrol yang lebih teratur dan mengurangi kebutuhan pasien untuk datang ke rumah sakit, sehingga dapat mengurangi risiko infeksi pasca operasi,’’ kata Direktur RSUD Prof dr Soekandar dr Djalu Naskutub.
Dia menyatakan, aplikasi Siap Ramah merupakan aplikasi permintaan rawat luka di rumah pertama kali yang tersedia di Kabupaten Mojokerto.
Selain itu, ada banyak nilai plus yang berada dalam penerapan aplikasi ini di kalangan masyarakat.
Seperti, kemudahan pendaftaran yang bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun, efisiensi tenaga pasien, di-handle oleh petugas RSUD yang handal dan kompeten.
’’Kondisi pasien pasca operasi benar-benar terpantau. Sehingga pasien merasa puas karena merasa terlayani dengan baik dan terbantu terus dengan pelayanan RSUD Soekandar,’’ ungkapnya.
Aplikasi Siap Ramah ini juga telah menggunakan sistem pembayaran nontunai, sehingga dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas di RSUD Prof dr Soekandar.
Dikatakannya, penerapan transaksi nontunai ini sejalan dengan arahan Bupati Ikfina Fahmawati yang menggaungkan sistem nontunai untuk segala jenis pembayaran.
’’Dengan begitu akan lebih terjaga transparansi dan akuntabilitasnya. Semua perawatan luka mulai dari luka ringan, sedang hingga berat sudah ada tarif yang jelas,’’ tambahnya.
Peluncuran Siap Ramah juga mendapat apresiasi dari Bupati Ikfina Fahmawati yang secara langsung menilik serta menjajal penerapan aplikasi tersebut.
Terbaru, sistem aplikasi Siap Ramah di tahun ini juga terus berkembang, termasuk disediakannya pemesanan ambulans bagi pasien.
’’Dengan program unggulan aplikasi Siap Ramah, RSUD Prof dr Soekandar berusaha memberikan pelayanan yang lebih baik dan memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas perawatan pasien bedah pasca operasi. Semoga aplikasi ini benar-benar bisa bermanfaat secara maksimal bagi masyarakat luas,’’ tandasnya.
Selain aplikasi Siap Ramah, RSUD Prof dr Soekandar juga telah menerapkan beragam layanan digitalisasi yang mempermudah masyarakat.
Meliputi, rekam medis elektronik, aplikasi persediaan nonfarmasi dan farmasi, mesin pendaftaran mandiri, elektronifikasi transaksi (pembayaran nontunai menggunakan QRIS, kartu debit, e-commerce, virtual account).
Dengan tersedianya layanan digitalisasi, rumah sakit pelat merah tersebut berhasil mendapat juara 1 ETPD tingkat Kabupaten Mojokerto tahun 2023. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah