Hanya saja, layanan persalinan masih harus dialihkan sementara ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Mojokerto dr Farida Mariana mengungkapkan, kebakaran yang melanda ruang cleaning service dan gudang penyimpanan barang bekas pada Senin (16/10) siang tidak berdampak signifikan terhadap pelayanan kesehatan.
Bahkan, layanan dasar di Puskesmas Blooto sudah kembali dibuka mulai Selasa (17/10).
’’Tadi pagi (kemarin, Red) 75-80 persen dari bangunan sudah nyala lagi listriknya. Jadi, pelayanan dasar sudah bisa jalan secara normal,’’ terangnya.
Selain rawat jalan, tutur Farida, pelayanan laboratorium dan vaksinasi juga sudah kembali dibuka.
Kecuali pelayanan persalinan yang masih harus ditutup sementara karena ruangan dan alat medis terdampak saat pemadaman kebakaran.
Menurutnya, pelayanan kemarin dialihkan ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo.
’’Soalnya kemarin basah, jadi kita nunggu benar-benar kering dulu karena terguyur air,’’ tandas perempuan yang juga pernah menjabat Kepala Puskesmas Blooto ini.
Farida mematok, ruang persalinan Puskesmas Blooto akan kembali diuji coba untuk dibuka hari ini.
’’Semoga besok (hari ini, Red) bisa bisa di-trial dan aman. Karena kalau persalinan kan alatnya spesifik, tempatnya juga spesifik sehingga tidak dikondisikan ke ruangan lainnya,’’ tuturnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pelayanan di Puskesmas Blooto sempat ditutup sementara akibat gedung faskes di Jalan Cinde Baru I, Kecamatan Prajurit Kulon terbakar Senin (16/10) siang.
Beruntung, tim damkar dapat cepat menjinakkan si jago merah yang menyulut ruang cleaning service dan gudang penyimpanan barang bekas.
Hingga kini, ruangan tersebut masih disterilkan oleh pihak berwajib yang bakal menerjunkan tim laboratorium forensik (labfor) Polda Jatim untuk menelisik sumber api. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah