Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Puskesmas Pesanggrahan Kabupaten Mojokerto Kendalikan Hipertensi dengan Gerobak Dati

Indah Oceananda • Selasa, 3 Oktober 2023 | 11:50 WIB

PENUNJANG: Pengagas Program Inovasi dr Kristian Aribowo (paling kiri) foto bersama perangkat Desa Kertosari dan Kepala Puskesmas Pesanggrahan dr Mustakim usai launching Gerobak Dati.
PENUNJANG: Pengagas Program Inovasi dr Kristian Aribowo (paling kiri) foto bersama perangkat Desa Kertosari dan Kepala Puskesmas Pesanggrahan dr Mustakim usai launching Gerobak Dati.
JUMLAH pasien hipertensi dengan tekanan darah yang tidak terkontrol terus meningkat.

Untuk mengendalikan hal itu, partisipasi semua pihak, baik tenaga kesehatan, pemerintah, swasta maupun masyarakat sangat diperlukan.

UPTD Puskesmas Pesanggrahan mengagas program inovasi Gerobak Dati (Gerakan Obat Keluarga Atasi Penyakit Darah Tinggi).

Itu juga sebagai tindak lanjut proses survei akreditasi puskesmas yang dilaksanakan oleh LAMFI.

Pengagas Program Inovasi Gerobak Dati dr Kristian Aribowo menuturkan, program inovasi ini menjadi salah satu upaya kesehatan masyarakat dengan sub kegiatan yang mendukung dengan bentuk promotif preventif maupun kuratif.

’’Fokusnya berkutat terhadap penanganan penyakit kronis, khususnya hipertensi. Yaitu dengan menjadikan obat keluarga sebagai terapi pendukung dari terapi obat konvensional farmasi,’’ katanya.

Menurutnya, Gerobak Dati menjadi program inovasi menunjang program rutin yang menjadi upaya kesehatan di Puskesmas Pesanggrahan.

Nyawa dari Gerobak Dati, sambungnya, adalah upaya kesehatan masyarakat (UKM) yang bermuatan promotif preventif.

PREVENTIF: Penanaman bibit pohon salam dan seledri di rumah pasien hipertensi di Desa Kertosari menjadi bagian kegiatan inovasi Gerobak Dati.
PREVENTIF: Penanaman bibit pohon salam dan seledri di rumah pasien hipertensi di Desa Kertosari menjadi bagian kegiatan inovasi Gerobak Dati.

Itu dijalankan oleh pemegang program promosi kesehatan, pemegang program kesehatan lingkungan, pemegang program kesehatan tradisional, bidan desa, serta perawat Desa Kertosari.

’’Sekaligus menggerakkan pemberdayaan masyarakat untuk bisa menanam pohon salam dan seledri untuk diolah sebagai ramuan penurun tekanan darah tinggi dengan aman dan higienis,’’ terangnya.

Gerobak Dati dimulai dengan penanaman pohon salam dan tanaman seledri di rumah kader kesehatan dan rumah pasien yang menderita darah tinggi. Kegiatan ini berlangsung di Desa Kertosari.

Tahapannya antara lain, pengumpulan bibit dan tanaman pohon salam dan seledri, membudidayakan bibit tanaman obat di rumah kader, pasien hipertensi dan fasilitas kesehatan yang ada di setiap desa.

’’Setelahnya, baru dilakukan panen tanaman obat yang telah cukup usia. Kemudian kita baru memberikan edukasi kepada pasien hipertensi, tentang cara membuat ramuan penurun darah tinggi dari daun salam dan seledri,’’ ulasnya.

Adapun, launching Inovasi Gerobak Dati ini turut hadir Camat Kutorejo Nuryadi, Kepala Desa Kertosari Tantoko, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Kertosari Setyorini, perangkat desa serta seluruh kader kesehatan Desa Kertosari dan kepala serta pegawai UPTD Puskesmas Pesanggrahan. (oce/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#kabupaten #Pesanggrahan #mojokerto #puskesmas #hipertensi