Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Puskesmas Kupang Mojokerto, Bikin Program Aku Rapopo, Inovasi Berantas Stunting dan AKI-AKB

Fendy Hermansyah • Sabtu, 15 Juli 2023 | 11:05 WIB

 

VISITASI: Tim Puskesmas Kupang saat melakukan kunjungan dan pengecekan kesehatan ke rumah ibu hamil risti.
VISITASI: Tim Puskesmas Kupang saat melakukan kunjungan dan pengecekan kesehatan ke rumah ibu hamil risti.
KOMITMEN penurunan angka kematian ibu dan anak terus digencarkan Puskesmas Kupang. Upaya tersebut diwujudkan melalui program inovasi Aku Rapopo yang bertujuan menurunkan jumlah balita stunting.

Kepala Puskesmas Kupang Imam Ajib Ispurnawan mengatakan, program inovasi Aku Rapopo merupakan akronim dari Analisa dan Kunjungan Rumah Perempuan yang Membutuhkan Penanganan Obstetri Ginekologi.

Program ini sudah diluncurkan sejak 2018 lalu. ’’Dibentuknya program Aku Rapopo berlatar belakang adanya kematian ibu bersalin dan bayi yang cukup tinggi di wilayah kerja Puskesmas Kupang,’’ katanya.

VISITASI: Tim Puskesmas Kupang saat melakukan kunjungan dan pengecekan kesehatan ke rumah ibu hamil risti.
VISITASI: Tim Puskesmas Kupang saat melakukan kunjungan dan pengecekan kesehatan ke rumah ibu hamil risti.

Program ini diawali dengan pendataan semua ibu hamil baik risiko rendah maupun risiko tinggi oleh kader dan bidan desa. Kemudian, dibuatkan grup Whatsapp untuk memudahkan pemantauan, komunikasi serta konsultasi dari tim puskesmas.

’’Setelahnya, ada kunjungan tim puskesmas ke rumah ibu hamil risiko tinggi. Kunjungan ini sebagai upaya intervensi tim puskesmas dalam menangani kesehatan mereka,’’ lanjut dia.

Dari hasil kunjungan tersebut, keluarga yang bersangkutan akan diberikan konseling pada pertemuan berikutnya. Adapun, untuk ibu yang mengalami KEK dan anemia juga diberikan konseling gizi dan PMT.

’’Selain itu, kita juga memperhatikan kondisi rumah dari keluarga yang bersangkutan apakah baik untuk kondisi ibu hamil risti. Nantinya langsung diintervensi dengan kolaborasi pemdes setempat,’’ tuturnya.

Lewat program ini, diakuinya, terjadi penurunan angka kematian ibu dan anak setiap tahunnya. Sekaligus, jumlah balita stunting pun terus berkurang.

’’Selama dua tahun terakhir, di wilayah kami nihil angka kematian ibu hamil dan terjadi penurunan angka kematian bayi dari sebelumnya tiga kasus menjadi satu kasus. Sedangkan untuk balita stunting, menyusut dari jumlah sebelumnya 79 hanya tersisa 20 anak,’’ pungkas Imam. (oce/ron)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#program #berantas #kabupaten #kupang kraton #jetis #stunting #Inovasi #mojokerto #puskesmas