Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Desa Medali, Kabupaten Mojokerto, Pemuda Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa

Farisma Romawan • Selasa, 14 Juli 2026 | 13:40 WIB

 

POTENSIAL: Kepala Desa Medali Miftahuddin menerima penghargaan Jawa Pos Radar Mojokerto Award 2026 yang diserahkan langsung Mendes PDT Yandri Susanto, di Ballroom Sunrise Hotel Mojokerto, Selasa (7/7). (Sofan JPRM)
POTENSIAL: Kepala Desa Medali Miftahuddin menerima penghargaan Jawa Pos Radar Mojokerto Award 2026 yang diserahkan langsung Mendes PDT Yandri Susanto, di Ballroom Sunrise Hotel Mojokerto, Selasa (7/7). (Sofan JPRM)

Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto sukses bertransformasi menjadi desa percontohan berkat peran pemudanya. Melalui program pemberdayaan dan pendampingan yang terstruktur, generasi muda di desa ini telah menjadi tulang punggung penggerak ekonomi warga.

KEBERHASILAN ini tak lepas dari upaya Pemerintah Desa (Pemdes) Medali yang konsisten membangun sumber daya manusia (SDM) menjadi lebih unggul dan berdaya saing. Terutama generasi mudanya yang sejak tahun 2013 telah ditempa dengan sejumlah program pelatihan dan pendampingan. 

Khususnya di tiga sektor, yakni industri usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bidang alas kaki, budi daya perikanan, hingga pengelolaan lingkungan. ”Sejauh ini sudah ada 500-an pemuda dari lima dusun yang terlatih dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, baik di bidang industri alas kaki, ketahanan pangan lewat budi daya ikan, dan pengelolaan sampah,” ungkap Kepala Desa Medali Miftahuddin. 

Tidak sekadar memproduksi alas kaki, 70 perajin UMKM sepatu dan dan sandal di Desa Medali lambat laun mulai menguasai pasar nasional. Sebagian besar mengandalkan digital marketing yang sejak tahun 2022 lalu telah diberikan lewat pelatihan internet marketing.

Mereka juga difasilitasi perizinan usaha resmi, mulai dari Nomor Induk Berusaha (NIB), Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR), hingga hak merek dagang sebagai benteng pertahanan dari sengketa hukum. 

”Jumlah pelaku usaha sepatu sandal yang resmi sekitar 70 orang. Sebanyak 30 perajin di antaranya sudah memiliki izin resmi dan merek sendiri. Sebagian besar dipasarkan  lewat online,” imbuhnya.

Selain UMKM alas kaki, para pemuda desa juga diberdayakan melalui program budi daya ikan lele. Disuntik modal BUMDes sebesar Rp 75 juta, mereka kini mampu mengelola 14 kolam dengan daya tampung hingga 2,5 ton sekali panen. Tak tanggung-tanggung, omzet yang dihasilkan mampu menembus Rp 85 juta per tahun. 

”Budi daya lele ini sebenarnya implementasi dari program ketahanan pangan yang dikerjakan dua kelompok pemuda. Sudah dua kali panen untuk menyuplai ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Mojokerto dan Jombang,” sebut Miftah, sapaan karib Miftahuddin.

Terakhir, pengelolaan sampah mandiri turut membawa andil terhadap perekonomian maupun kelestarian lingkungan desa. Yang mana, masalah sampah mampu disulap dan dijadikan barang bernilai ekonomi lewat tempat pembuangan sampah terpadu dengan sistem pemilahan. 

Sampah organik diolah menjadi pupuk, sedangkan sampah anorganik didaur ulang dan dijual kembali ke sektor industri. ”TPS3R ini berawal dari Bank Sampah yang kemudian dikelola secara profesional dengan metode pemilahan dan daur ulang. Dengan begitu, lingkungan tetap bersih,” tegas Miftah. 

Program-program tersebut diakui Miftah cukup membuktikan bahwa dengan pendampingan yang tepat, pemuda desa mampu menekan angka pengangguran sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi dari potensi lokal mereka sendiri.

Tak heran jika kemudian pemuda desa setempat mampu menggelar sejumlah event besar setiap tahunnya. Salah satunya Medali Spectacular Carnival yang telah menjadi ikon setiap peringatan Ruwah Desa. Melalui ajang budaya dan sejarah itu, diharapkan Desa Medali tidak sekadar menjadi kebanggaan masyarakat Kecamatan Puri, tapi juga kebanggaan masyarakat Kabupaten Mojokerto. (far/ris)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
Jawa Pos Radar Award 2026 kabupaten mojokerto Desa Medali kecamatan puri