Pemerintah Desa Mojosarirejo, Kecamatan Kemlagi, mengapresiasi tuntasnya pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menjadi penghubung antardusun. Jembatan yang digarap TNI ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas sekaligus mendorong kesejahteraan warga.
KEPALA Desa Mojosarirejo Wahyudi mengaku bersyukur dengan hadirnya jembatan di Sungai Marmoyo tersebut. Menurutnya, pembangunan jembatan penghubung Dusun Bulu dan Dusun Sugihwaras itu sudah lama dinantikan masyarakat. Selama ini, warga dari kedua dusun harus memutar jauh untuk pergi ke sawah maupun berangkat sekolah.
’’Alhamdulillah kami sangat bersyukur dan berterima kasih dengan terealisasinya jembatan ini, khususnya kepada TNI yang telah bekerja sama dengan masyarakat dalam pembangunan jembatan,’’ tuturnya, kemarin (19/5).
Jembatan Perintis Garuda di Desa Mojosarirejo memiliki panjang 25 meter dengan lebar 1,2 meter. Pembangunan jembatan gantung dengan material besi ini tuntas dalam waktu kurang dari satu bulan. Dimulai sejak peletakan batu pertama pada 30 Maret 2026, proyek jembatan rampung pada 29 April 2026.
Wahyudi berharap konektivitas antardusun di desa yang berbatasan dengan Kabupaten Jombang itu semakin tersambung berkat terbangunnya jembatan baru. Selain memperlancar mobilitas warga, keberadaan jembatan juga diharapkan dapat menopang akses pertanian, kesehatan, hingga pendidikan warga. (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah