Operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) kian dimatangkan. Setelah menerima fasilitas pendamping berupa kendaraan, pengurus KDMP pun menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025, Senin (30/3) lalu.
RAT tersebut dilaksanakan untuk memenuhi kewajiban konstitusi organisasi dan menjaga transparansi pengelolaan usaha. Berlangsung di Balai Desa Kemantren, rapat tersebut merupakan agenda pertama sejak koperasi resmi berbadan hukum tahun lalu.
’’Sebagaimana diatur dalam UU Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, RAT ini merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam organisasi koperasi sebagai wujud pertanggungjawaban pengurus dan pengawas kepada para anggota,’’ ujar Kepala Desa Kemantren Ahmad Zaidi.
Dalam rapat tersebut, agenda utama difokuskan pada pemaparan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Pengurus dan Laporan Pengawas. Beberapa poin penting yang dibahas antara lain kelengkapan administrasi hukum KDMP. ’’Koperasi telah melengkapi seluruh administrasi hukum, termasuk NIB dan NPWP, guna memastikan operasional berjalan sesuai regulasi pemerintah,’’ paparnya.
Kemudian, struktur permodalan saat ini yang bersumber dari modal sendiri anggota, simpanan pokok dan simpanan wajib, totalnya mencapai Rp 1,5 juta. KDMP Kemantren berencana mengoptimalkan unit usaha produktif seperti gerai sembako, LPG, dan pupuk untuk melayani kebutuhan warga desa. ’’Kehadiran anggota tercatat mencapai 75 persen ini menunjukkan antusiasme tinggi warga dalam membangun ekonomi kolektif,’’ imbuh dia.
Ketua Koperasi Astri Mayasari menambahkan, pihaknya bersama jajaran pengurus berkomitmen segera menindaklanjuti rekomendasi dari tim pengawas. Adapun fokus utama ke depan adalah pemutakhiran data anggota secara berkala, penguatan sistem pencatatan keuangan berbasis buku kas harian, serta peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan.
Diharapkan, keberadaan KDMP tidak hanya menjadi lembaga simpan pinjam semata, tetapi mampu tumbuh menjadi pilar ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Kemantren secara nyata.
”RAT ini adalah awal yang baik. Kami berharap ke depannya komunikasi antara pengurus, pengawas, dan anggota semakin solid agar manfaat koperasi dapat dirasakan lebih luas oleh warga,” tandasnya. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah