Mitigasi bencana banjir dilakukan pemerintah desa (pemdes) balongmojo, kecamatan puri, kabupaten mojokerto. Warga gotong royong membersihkan rumpun bambu yang tumbang menyumbat aliran sungai sadar, selasa (31/3).
KEPALA Desa Balongmojo Ahmad Muslik menuturkan, kegiatan bersih-bersih sungai ini turut melibatkan ekskavator. Mengingat, diameter rumpun bambu yang tumbang lebih dari lima meter. ’’Kami minta dukungan satu alat berat dari DPUPR Kabupaten Mojokerto agar evakuasi rumpun bambu ini efektif dan maksimal,’’ sebutnya, kemarin.
Tak ayal, rumpun bambu yang menyumbat kali tuntas diangkut di hari itu juga. Muslik menjelaskan, rumpun bambu di tanggul timur Kali Sadar, Dusun Soogo, Desa Balongmojo, ini roboh ke badan sungai sekitar dua pekan sebelumnya. Penyebabnya, tanggul tanah tempat bambu tumbuh terkikis debit air sungai. ’’Jadi kami sekaligus mengantisipasi banjir karena sumbatan rumpun bambu tersebut,’’ tuturnya.
Terlebih, lokasi tumbangnya rumpun bambu merupakan salah satu titik rawan banjir di desa dengan enam dusun tersebut. Tak sampai di situ, Pemdes Balongmojo akan segera menyurati Pemkab Mojokerto dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas.
Tujuannya, agar segera dilakukan penanggulan permanen pada titik bekas rumpun bambu tersebut. ’’Selama ini belum di-plengseng. Kalau sebelah selatannya sudah diplengseng tiga tahun lalu. Kami akan surati bupati dan BBWS untuk melanjutkan tanggul permanen,’’ tandas Muslik. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah