PEMBANGUNAN di Desa Jabontegal, Kecamatan Pungging, terus digencarkan. Saat ini, Pemdes Jabontegal tengah memfokuskan sejumlah pembangunan sektoral yang dinilai vital bagi masyarakat. ’’Memang saat ini ada beberapa pembangunan yang sedang kami lakukan,’’ ujar Kepala Desa Jabontegal, Nur Rohmad.
Ia menjelaskan, pembangunan tersebut meliputi pembuatan bronjong, TPT, gedung pelayanan, serta rencana pembangunan koperasi desa (Koperasi Merah Putih) pada tahun depan. ’’Untuk TPT sendiri mulai kami kerjakan sejak awal Desember dan tidak memerlukan waktu pengerjaan yang terlalu lama,’’ katanya.
Pembangunan TPT dilakukan di perbatasan Dusun Jabontegal dengan Dusun Jetak, Desa Watukenongo. Panjang TPT yang dibangun mencapai lebih dari 100 meter. ’’Sebelumnya lebar Jalan Usaha Tani sekitar 2,5 meter. Dengan adanya TPT ini, lebar jalan menjadi lebih dari 3 meter,’’ imbuhnya.
Rohmad menambahkan, pembangunan JUT dan TPT tersebut berada di wilayah perbatasan tiga desa, yakni Desa Jabontegal, Desa Tunggalpager, dan Desa Watukenongo. Jalan penghubung tersebut merupakan akses utama warga. ’’Hampir setiap pagi ada sekitar 100 pengguna jalan yang melintas, belum termasuk anak-anak sekolah,’’ terangnya.
Dengan kondisi jalan yang semakin lebar dan kokoh, akses tidak lagi terbatas pada kendaraan roda dua saja. Hal ini dinilai mampu meningkatkan mobilitas warga serta menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.
Selain pembangunan jalan dan TPT, Pemdes Jabontegal juga melakukan penanganan di bantaran sungai. Pasalnya, sejumlah titik di desa tersebut tergolong rawan banjir. Pemdes pun mengajukan proposal ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk pembangunan bronjong atau tanggul. ’’Alhamdulillah, kami mendapat bantuan pembangunan bronjong sepanjang sekitar 74 meter,’’ kata Rohmad.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada BBWS atas dukungan tersebut. Menurutnya, Desa Jabontegal termasuk wilayah rawan banjir karena permukiman warga berdekatan dengan Sungai Gembolo. ’’Saat musim hujan, kawasan ini sangat rentan,’’ jelasnya.
Ia berharap, berbagai pembangunan yang dilakukan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga, sekaligus mendorong perputaran perekonomian desa. (dik/fen)
Editor : Fendy Hermansyah