KABUPATEN - Mewujudkan akses yang luas agar warga dapat beraktivitas dengan layak menjadi prioritas utama program kerja Pemerintah Desa (Pemdes) Leminggir, Kecamatan Mojosari. Salah satunya dengan mengusulkan perbaikan Jembatan Turi yang selama ini mengalami kerusakan parah.
Akhir November lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto akhirnya menjanjikan pembangunan ikon Mojosari ini terealisasi di tahun 2026 nanti. Bahkan Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa terjun langsung melihat dari dekat kondisi Jembatan Turi yang selama ini menjadi jalur alternatif bagi warga Sidoarjo menuju kawasan Mojosari.
Dalam kunjungannya, Gus Bupati, sapaan akrabnya, menyurvei struktur jembatan yang sudah dimakan usia. Khususnya kayu lantai dasar jembatan yang sudah mengalami pelapukan, sehingga banyak yang keropos dan membahayakan pengendara.
Bahkan, beberapa titik lantai terpaksa ditambal warga secara swadaya menggunakan pelat besi. Hal ini untuk menghindari kecelakaan yang dapat menyebabkan munculkan korban jiwa. Dalam kunjungannya, Gus Bupati yang didampingi perwakilan Kementerian PU Bina Marga Pusat, dinas PUPR, Forkopimca Mojosari, hingga kepala desa memberikan atensi khusus pada kondisi jembatan yang melintang di atas Sungai Brantas tersebut.
Di mana, pembangunan bisa secepatnya direalisasikan agar aktivitas warga bisa berjalan lancar dan maksimal. ’’Alhamdulillah, atas laporan kami, pembangunan menyeluruh Jembatan Turi dijadwalkan dimulai pada April 2026. Harapannya, akses masyarakat bisa semakin lancar dan aman. Mengingat, jembatan ini merupakan jalur vital penghubung wilayah Mojosari hingga Sidoarjo,’’ ungkap Kepala Desa Leminggir Khuzaini.
Dengan dibangunnya jembatan di Desa Leminggir ini, Khuzaini berharap aktivitas warga tak lagi terganggu. Khususnya para petani, pelajar, hingga pedagang agar bisa melintasi jembatan tanpa harus dibayangi bahaya kecelakaan.
’’Jembatan Turi ini merupakan satu-satunya akses petani menuju persawahan yang ada di sisi selatan Sungai Brantas. Karena 100 hektare lahan sawah warga Desa Leminggir ada di selatan sungai, sehingga harus menyeberang jembatan,’’ pungkasnya. (far/ris)
Editor : Fendy Hermansyah