Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Desa Klinterejo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Lestarikan Tradisi dan Budaya, Gelar Sedekah Bumi dan Wayangan

Farisma Romawan • Selasa, 9 Desember 2025 | 12:20 WIB

 

GUYUB: Pemerintah Desa Klinterejo bersama Kejari Kabupaten Mojokerto menggelar pementasan wayang kulit dengan lakon Arjuna Wiwaha, Jumat (5/12).
GUYUB: Pemerintah Desa Klinterejo bersama Kejari Kabupaten Mojokerto menggelar pementasan wayang kulit dengan lakon Arjuna Wiwaha, Jumat (5/12).
 

KABUPATEN - Melestarikan tradisi dan budaya, khususnya Majapahit menjadi komitmen utama Pemerintah Desa (Pemdes) Klinterejo, Kecamatan Sooko. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya sedekah bumi dan pagelaran wayang kulit di lapangan desa setempat, Jumat (5/12). Ajang ini sebagai wujud rasa syukur masyarakat desa sekaligus dalam rangka uri-uri budaya di tengah gempuran kemajuan zaman.

Acara tersebut diawali dari sedekah bumi yang berlangsung pagi hari di areal persawahan Dusun Ngenu dan diikuti tak kurang dari 300-an petani. Dengan membawa 40 tumpeng, para petani tampak guyub memanjatkan rasa syukur atas kelimpahan rezeki yang telah diberikan Tuhan.

Tak lupa, mereka juga turut memanjatkan doa agar masyarakat tetap diberikan keselamatan dan dihindarkan dari marabahaya. Terutama, bagi petani yang berharap agar pertanian mereka tetap subur, sehingga mendapatkan hasil panen yaang melimpah. ’’Sedekah bumi ini rutin digelar setiap tahun dan dalam rangka wujud rasa syukur sekaligus harapan para petani agar tetap dilimpahkan rezeki dengan hasil panen yang bertambah setiap tahunnya,’’ ungkap Kepala Desa Klinterejo Zainal Abidin.

Pentas wayang kulit ini kerja bareng  Pemdes Klinterejo dengan Kejari Kabupaten Mojokerto yang dihadiri Kajari Kabupaten Mojokerto Fauzi, serta Kepala Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI Kuntadi.
Pentas wayang kulit ini kerja bareng Pemdes Klinterejo dengan Kejari Kabupaten Mojokerto yang dihadiri Kajari Kabupaten Mojokerto Fauzi, serta Kepala Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI Kuntadi.

Setelah sedekah bumi, tradisi dan budaya dilanjutkan dengan pagelaran wayang kulit oleh dalang Ki Sareh Budi Utomo dengan lakon Arjuna Wiwaha yang berlangsung di lapangan desa area dekat Situs Bhre Kahuripan. Pentas wayang kulit ini merupakan kerja bareng antara Pemdes Klinterejo dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto yang dihadiri Kajari Kabupaten Mojokerto Fauzi, serta Kepala Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI Kuntadi.

Dengan gelaran wayang kulit ini, Abidin berharap tradisi dan budaya Jawa terus lestari. Khususnya tradisi Majapahit yang disimbolkan dengan keberadaan Situs Bhre Kahuripan atau petilasan Tribuana Tungga Dewi di area lapangan desa setempat. ’’Pagelaran wayangnya mengambil lakon Mintaraga atau kawinnya Raden Harjuna dengan Putri Bidadari Supraba. Alhamdulilah ini komitmen kami dalam uri-uri budaya Jawa, terutama Majapahit yang tersohor hingga ke pelosok Tanah Air,’’ tandasnya. (far/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#kabupaten mojokerto #kecamatan sooko #kelana desa #desa klinterejo #Desa Kita