PEMBUATAN sapu ijuk menjadi program Pemdes Ngingasrembyong, Kecamatan Sooko. Dengan melibatkan warga, diharapkan kerajinan ini dapat menjadi pendongkrak ekonomi, khususnya bagi ibu rumah tangga (IRT).
Kepala Desa Ngingasrembyong Kusdianto mengatakan, berbagai program tengah digagas pemdes untuk mendongkrak perekonomian warga. Salah satunya melalui kerajinan sapu ijuk. ’’Harapannya, nanti supaya warga yang nganggur bisa kerja, khususnya untuk ibu rumah tangga. Agar bisa mandiri dalam ekonomi dan membantu perekonomian suami,’’ ungkapnya.
Sebagai modal awal, pemdes sudah beberapa kali menggelar pelatihan untuk pengembangan. Sedikitnya keterampilan ini diikuti puluhan warga. Termasuk mereka yang lanjut usia. Kebetulan, terang Kusdianto, di desanya juga terdapat kelompok lansia. ”Dalam jangka panjang, taraf hidup warga bisa lebih baik. Kita berdayakan ekonomi di desa kita sendiri, tidak usah keluar desa untuk mencari uang,’’ tuturnya.
Menurutnya, pengembangan sapu ijuk ini cukup berpeluang dalam membangkitkan perekonomian warga. Apalagi, untuk bahan dasar ijuk, selama ini desa telah mendapat suplai dari Banyuwangi. Sehingga proses pemasarannya dinilai lebih mudah. Kusdianto menambahkan, pemdes juga bakal menjajaki sejumlah perusahaan untuk bisa menerima hasil kerajinan warga. ”Ada sekitar 25-an yang sudah bisa dan mandiri, kita juga sudah punya merek sendiri, yaitu Sapu Raja,” paparnya. (ori/ris)
Editor : Hendra Junaedi