Kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya yang sudah lanjut usia (lansia) turut diperhatikan Pemerintah Desa (Pemdes) Mojoranu, Kecamatan Sooko. Bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), 39 lansia turut dididik menjadi sosok yang berkualitas lewat sekolah lansia tangguh (Selantang).
Kemarin (15/7), sebanyak 38 lansia dinyatakan lulus dan diwisuda oleh Camat Sooko dan kepala Desa Mojoranu di balai desa setempat. Camat Sooko Masluchman mengatakan, Program ini merupakan bagian dari inovasi ketahanan keluarga untuk meningkatkan taraf hidup lansia.
Di mana, setiap warga yang usianya di atas 50 tahun dibekali keterampilan agar mandiri di usia senja. ’’Ini komitmen bersama dalam menjaga pola hidup para lansia agar lebih berkualitas di usianya yang sudah senja,’’ ungkapnya.
Selain itu, mereka juga diberikan pengetahuan tentang menjaga gaya hidup sehat. Mulai dari membaca buku, mengonsumsi makanan bergizi untuk menunjang kesehatan otak, hingga latihan senam otak rutin. Pengetahuan ini untuk meminimalisir risiko penyakit, seperti kepikunan atau dimensia.
’’Juga untuk memotivasi agar menjaga gaya hidup sehat. Kami juga sediakan kader posyandu khusus lansia,’’ tambahnya. Selantang juga diharapkan dapat mengatasi berbagai masalah lansia di masa depan. Sehingga kualitas hidup mereka semakin mandiri, sejahtera, dan bermartabat. Untuk bisa lulus, 38 lansia diwajibkan hadir dan mengikuti materi minimal 12 kali pertemuan. Dengan sekali pertemuan digelar selama 2 jam sebulan sekali di balai desa. (far/ris)
Editor : Hendra Junaedi