Desa Pacing, Kecamatan Bangsal
Pemerintah Desa (Pemdes) Pacing berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memenuhi kebutuhan dasar warga. Upaya tersebut sedianya diwujudkan dalam bentuk peningkatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang diyakini bakal terus berkembang.
Tahun lalu, kepengurusan BUMDes resmi dibentuk. Kini para pengurus anyar tersebut tengah membidik unit usaha toko sembako. Usaha ini ditetapkan sebagai unit usaha pertama BUMDes Pacing, mengingat harga kebutuhan pokok di pasaran harganya terus melambung tinggi. ’’Tujuannya, supaya bisa memenuhi kebutuhan masyarakat akan sembako dengan harga yang terjangkau,’’ kata Kepala Desa Pacing Mustaji.
Selain itu, unit usaha tersebut didirikan bertujuan untuk meningkatkan pendapatan asli desa (PAD) serta memperkuat ekonomi lokal. Toko sembako ini, lanjut dia, rencananya akan dibangun persis berada di sebelah balai desa. ’’Insya Allah akan kita mulai tahun ini untuk realisasinya,’’ jelas dia.
Pengawasan terhadap pengelolaan unit usaha ini pun terus dilakukan. Sehingga bila unit usaha terebut berjalan sesuai harapan, Mustaji optimistis akan mampu memompa pendapatan asli desa (PAD). Sehingga untuk mendukung itu, pemdes akan terus menambah permodalan untuk menambah ketersediaan stok barang yang dibutuhkan masyarakat.
’’Unit usaha yang akan dijalankan ini sudah kami pertimbangkan secara matang. Bila berjalan dengan baik, tidak menutup kemungkinan akan dibuka unit usaha baru,’’ papar dia. Mustaji menambahkan, keberadaan toko sembako di bawah naungan BUMDes, itu diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi lokal.
Khususnya, dapat menyediakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan ekonomi warga. ’’Nanti tenaga yang bertugas di toko sembako tentunya dari pengurus BUMDes, sehingga bisa membuka lapangan perkerjaan bagi masyarakat,’’ pungkasnya. (oce/ris)
Editor : Hendra Junaedi