Desa Petak, Kecamatan Pacet, mendapat limpahan berkah di bulan Ramadan tahun ini. Itu setelah Pemkab Mojokerto menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp 200 juta untuk pengembangan Masjid Al-Ikhlas. Kucuran dana tersebut bakal digunakan untuk membangun taman pendidikan Alquran (TPQ), tempat wudu, dan homestay syariah gratis.
Bantuan hibah diserahkan langsung Bupati Muhammad Albarraa saat melaksanakan salat Idul Fitri di masjid yang berdiri di Jalan Raya Dusun Kembangsore itu, Senin (31/3). Dirinya berharap bantuan yang diberikan dapat mendukung pengembangan masjid dan sebaik mungkin dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat.
Ketua Takmir Masjid Al-Ikhlas Achmad Wiherno Susanto menyatakan, dana hibah itu akan dimanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan umat. Pihaknya berencana mendirikan TPQ Al-Islam dan tempat wudu. Selain itu, sebagian dana juga bakal digunakan membangun homestay syariah gratis. Penginapan tersebut ditujukan untuk wisatawan yang berkunjung ke daerah Pacet dan membutuhkan tempat istirahat.
”Lokasi masjid ini sangat strategis di kawasan wisata, sehingga banyak wisatawan yang mampir untuk beristirahat dan melaksanakan salat. Dengan adanya homestay syariah, kami berharap bisa memberikan fasilitas yang lebih baik bagi para musafir,” ungkapnya.
Wiherno menjelaskan, Masjid Al-Ikhlas telah memiliki fasilitas lengkap dengan area parkir yang luas. Sebagian besar operasional didanai dari infak dan sedekah jemaah yang rata-rata mencapai Rp 10 juta per bulan.
Menurutnya, dana tersebut selalu dimanfaatkan secara optimal untuk pengembangan fasilitas masjid demi kenyamanan jemaah. ”Alhamdulillah, dari hari ke hari infak masjid terus meningkat. Ini menunjukkan tingginya kepercayaan umat terhadap pengelolaan masjid. Kami akan terus berupaya menjaga transparansi dan memastikan bahwa setiap dana yang masuk digunakan untuk kemaslahatan jemaah,” tandasnya. (adi/ris)
Editor : Hendra Junaedi