Menyambut bulan suci Ramadan, berbagai cara dilakukan warga untuk menghormati bulan agung tersebut. Di Desa Salen, Kecamatan Bangsal, misalnya.
Dalam menyambut bulan suci Ramadan, setiap tahunnya masyarakat Desa Salen mengadakan acara sedekah ruwah. Sedekah ruwah biasanya diisi dengan membaca Yasin dan mengirim doa kepada arwah keluarga yang ditutup dengan makan bersama. ’’Momentum ruwahan atau doa bersama ini menjadi tradisi yang terus dijaga turun temurun hingga kini,’’ kata Kepala Desa Salen Suyanto Fery Anggriawan.
Dia menuturkan, peringatan sedekah desa sebelum Ramadan ini juga sebagai wujud rasa syukur kepada Sang Pencipta. Itu mengingat keberhasilan tanam warga serta sebagai bentuk merekatkan gotong royong masyarakat. ’’Karena sudah masuk hitungan bulan Hijriyah, sebelum Ramadan kami selalu ada ruwah desa sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Allah SWT,’’ papar dia.
Untuk puncak ruwah desa sendiri, lanjut Suyanto, bakal dilaksanakan Agustus nanti. Untuk pelaksanaan yasinan dan makan bersama merupakan salah satu rangkaiannya. ’’Kalau puncak ruwah desa, biasanya dilaksanakan Agustus. Ini hanya salah satu rangkaian sekaligus menjalankan tradisi untuk menyambut bulan Ramadan,’’ imbuhnya.
Dengan terlaksananya rangkaian itu, dia berharap kekeluargaan dan kekompakan masyarakat Desa Salen terus terjaga. Di sisi lain, tradisi nenek moyang terdahulu tetap terjaga dan diturunkan ke anak cucu. ’’Tentu kami harapkan, semoga Desa Salen kedepan akan tambah makmur dan sejahtera,’’ pungkasnya. (oce/fen)
Editor : Hendra Junaedi