Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas Meriahkan Sedekah Bumi dengan Kirab Gunungan Hasil Tani

Yulianto Adi Nugroho • Jumat, 7 Februari 2025 | 14:55 WIB

 

TRADISI: Pawai gunungan hasil tani mewarnai sedekah bumi di Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (1/2).
TRADISI: Pawai gunungan hasil tani mewarnai sedekah bumi di Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (1/2).

Tradisi sedekah bumi di Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas, Sabtu (1/2), berlangsung meriah dan khidmat. Rasa syukur serta keguyuban diluapkan melalui kirab 19 gunungan yang berisi aneka ragam hasil bumi. Warga juga mengungkapkan antusiasmenya melalui kreasi hasil tani dan jajanan dalam bentuk replika masjid, rumah, hingga burung.

Kepala Desa Jatijejer Akhmad Mujiono mengatakan, sedekah bumi sudah menjadi tradisi turun-temurun yang digelar setiap dua tahun sekali. Setiap rukun tetangga (RT) membawa gunungan yang dikreasikan sedemikian rupa untuk acara masal tersebut. ”Ada 19 gunungan yang diarak ke halaman balai desa lalu direbut bersama-sama,” tuturnya, kemarin.

Belasan gunungan itu mayoritas berisi buah dan sayuran. Namun, ada pula jajanan, hiasan, serta kerajinan produk unggulan desa. Ratusan warga yang antusias langsung berebut gunungan setinggi tiga meter setelah dibawa keliling kampung. Selain berbentuk gunung, tumpeng besar ini juga dikreasi dalam berbagai bentuk replika.

Mujiono menyebut rebutan hasil bumi dan kreasinya menjadi simbol keberkahan dan kemakmuran. Warga yang mengikuti kirab juga mengenakan pakaian adat sebagai penghormatan terhadap warisan budaya. Hal ini menjadi bentuk suka cita masyarakat atas limpahan rezeki yang diterima.

”Intinya ini menjadi upaya syukur warga, karena desa ini lebih makmur dan guyub rukun. Juga doa agar gemah ripah loh jinawi. Selain itu, untuk menghormati leluhur dan melestarikan tradisi,” tuturnya. (adi/ris)

Editor : Hendra Junaedi
#trawas mojokerto #tradisi desa #sedekah bumi