Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Penghargaan Desa Berseri Madya Jadi Motivasi Peduli Lingkungan Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko

Indah Oceananda • Sabtu, 14 Desember 2024 | 15:00 WIB
LESTARI: Kepala Desa Kedungmaling Edy Prabowo menerima penghargaan Desa Berseri Madya dari Bupati Ikfina Fahmawati, Selasa (10/12) lalu.
LESTARI: Kepala Desa Kedungmaling Edy Prabowo menerima penghargaan Desa Berseri Madya dari Bupati Ikfina Fahmawati, Selasa (10/12) lalu.

 Berkat kekompakan dan kebersamaan menangani kebersihan lingkungan, Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko akhirnya berhasil meraih prestasi membanggakan. Yakni, menerima penghargaan sebagai Desa Berseri (bersih dan lestari) tingkat madya. Penghargaan yang diserahkan Bupati Ikfina Fahmawati pada Selasa (10/12) lalu, itu kian meningkatkan komitmen pemdes dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

 Kepala Desa Kedungmaling Edy Prabowo mengatakan, peran penting dari kader lingkungan di masing-masing bank sampah sangatlah penting. Apalagi, desa dengan tiga dusun ini juga memiliki tempat pengelolaan sampah reuse, reduce, dan recycle (TPS3R).  ’’Harapan kami, penghargaan ini tidak hanya menjadi prestasi, tetapi juga memberikan semangat kepada warga Kedungmaling untuk terus bekerja sama dalam menjaga lingkungan,’’ paparnya.

 Tentu, berkat menyandang status Desa Berseri Madya, pemdes akan terus berupaya menuju Desa Berseri Mandiri. Terlebih, program Berseri ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mewujudkan desa dan kelurahan yang bersih dan lestari atau ramah lingkungan.

 ’’Program ini juga untuk mendorong kesadaran diri dengan melibatkan semua pihak. Mulai dari perangkat desa dan kelurahan, serta seluruh lapisan masyarakat. Sehingga ada kebijakan peduli lingkungan dalam memanfaatkan dan mengelola sumber daya alam,’’ imbuhnya. Dia mengungkapkan, pencapaian menjadi Desa Berseri Madya tahun ini membutuhkan upaya ekstra dalam mengedukasi masyarakat untuk menjaga lingkungan, terutama kebersihan. 

Kendati demikian, pemdes tidak akan berhenti memberikan edukasi kepada masyarakat agar kebersihan dan kelestarian lingkungan di desa tetap terjaga. Sekaligus berharap kesadaran masyarakat semakin tinggi dalam menjaga kebersihan. ’’Memang tingkat kesulitannya saat memberikan edukasi dan penyadaran kepada masyarakat. Sebab, masyarakat sudah terbiasa membuang sampah sembarangan. Ini yang harus perlahan kita bentuk agar warga (sadar) berbudaya lingkungan,’’ tandasnya. (oce/ris)

 

Editor : Hendra Junaedi
#desa berseri #penghargaan #kedungmaling sooko