Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Lestarikan Warisan Budaya Nusantara

Martda Vadetya • Minggu, 6 Oktober 2024 | 14:05 WIB
WISATA RELIGI: Patung Buddha Tidur di Maha Vihara Mojopahit kerap menjadi jujukan wisatawan lokal hingga mancanegara.
WISATA RELIGI: Patung Buddha Tidur di Maha Vihara Mojopahit kerap menjadi jujukan wisatawan lokal hingga mancanegara.

Ekosistem wisata di Desa Bejijong turut didukung dengan keberadaan pelaku seni yang konsisten melestarikan warisan budaya Nusantara. Seni tari hingga pewayangan diwariskan pada generasi muda Desa Bejijong. ”Untuk terkait seni dan budaya ini kita dibantu oleh Lembaga Adat Desa,” ujar Kades Bejijong Pradana Tera Mardiatna.

Ada dua sanggar seni yang cukup dikenal di desa dengan dua dusun ini. Yakni, Sanggar Tari Biyung Pandansari dan Sanggar Wayang Mbah Pit Asmoro. Sanggar-sanggar ini melibatkan generasi muda dari karang taruna. Tujuannya, tak lain sebagai wadah pembelajaran sekaligus mencetak seniman muda.

”Untuk sanggar tari, SDM pengajarnya dari karang taruna. Yang aktif untuk mengisi kegiatan resmi dari daerah sampai provinsi ada 16 penari. Termasuk satu kelompok kuda lumping,” paparnya. Hal itu, dipertegas digelarnya event 1.000 tari pelajar di Desa Bejijong yang digawangi karang taruna, hingga para guru baru-baru ini.

Sedangkan sanggar wayang, hingga kini ada sekitar empat orang yang konsisten mendalang di Mojokerto. Salah satunya untuk meneruskan spirit Mbah Pit Asmoro yang merupakan dalang kondang era 60-an tersebut untuk uri-uri budoyo. ”Ada satu orang perajin atau pembuat wayang kulit yang masih produksi sampai sekarang,” tukas Pradana. (vad/ris)

Editor : Hendra Junaedi
#majapahit mojokerto #patung Buddha berusia 1000 tahun #wisata #bejijong trowulan