SEMARAK HUT Ke-79 RI juga berlangsung di Desa Kintelan, Kecamatan Puri. Puncak peringatan 17 Agustusan digelar mengawali serangkaian lomba dan kegiatan di tiga dusun tersebut.
Kepala Desa Kintelan Siswanto menerangkan, gelaran karnaval yang berlangsung pada 4 Agustus lalu menjadi puncak peringatan HUT RI di desanya.
Pawai budaya yang diikuti ribuan warga dari 29 RT tersebut mencerminkan keguyuban dan kompaknya masyarakat di tiga dusun.
”Untuk tahun ini, kegiatan puncaknya ya karnaval 4 Agustus itu. Ini murni hasil swadaya masyarakat dari setiap RT,” ungkapny, Sabtu (10/8).
Dia menjelaskan, tema karnaval tahun ini cenderung lebih fleksibel ketimbang tahun sebelumnya, yakni bebas dan kreatif. Akan tetapi, masing-masing RT tetap memberikan sentuhan budaya. Seperti Majapahitan dalam busana yang dikenakan.
”Karnaval ini tidak kita lombakan. Justru kita memeriahkan dengan semangat gotong royong ini,” ujar Siswanto.
Rute pawai dimulai dari Dusun Sumberejo dan finis di Lapangan Desa Kintelan yang jaraknya sekitar 2 km.
Selain peragaan busana, sepanjang pawai warga diiringi parade sound horeg yang dihadirkan masing-masing RT. Sesekali penonton berjoget bareng para peserta pawai yang melintas.
”Selain sound horeg dan pawai, kita semua RT bikin peraga atau maskot. Mulai dari karakter tokoh pewayangan hingga hewan laut. Untuk sound horeg didatangkan warga dari wilayah Jombang, Blitar, bahkan Kediri,” paparnya.
Untuk mempersiapkan karnaval ini, lanjut Siswanto, dibutuhkan waktu selama dua minggu. Dengan harapan, warga mampu menunjukkan kreativitas terbaiknya saat keliling desa.
”Jadi, pemdes mengajak warga dari masing-masing RT untuk munculkan kreativitasnya sendiri demi memeriahkan Agustusan,” tutur kades.
Meski begitu, hingga tanggal 17 nanti serangkaian lomba dan kegiatan di penjuru Desa Kintelan akan terus bergulir. Untuk meramaikan semaraknya bulan kemerdekaan tahun ini.
”Masih banyak lomba tradisional, seperti makan kerupuk, tarik tambang, senam atau jalan santai atau senam di setiap RT. Yang tentunya ini untuk memaknai peringatan kemerdekaan,” tukasnya. (vad/ris)
Editor : Imron Arlado