Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Desa Cembor, Kecamatan Pacet Asah Keterampilan Warga, Kembangkan Potensi Wisata

Yulianto Adi Nugroho • Jumat, 10 Mei 2024 | 14:40 WIB

 

 

KREATIF: Anggota TP PKK Desa Cembor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, mengikuti pelatihan membatik dengan metode ecoprint, Sabtu (4/5).
KREATIF: Anggota TP PKK Desa Cembor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, mengikuti pelatihan membatik dengan metode ecoprint, Sabtu (4/5).

DESA Cembor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, memiliki segudang potensi wisata alam. Dari air terjun hingga pendakian bukit yang menghadirkan pemandangan menawan. Potensi itu terus dikembangkan di samping upaya pemberdayaan warga. Antara lain dilakukan melalui berbagai pelatihan ekonomi kreatif.

 Memang, wilayah Desa Cembor tak cukup luas. Apalagi, jika disandingkan dengan desa-desa lain di kawasan dataran tinggi di antara gugusan gunung dan perbukitan itu. Namun, demikian, lanskap alamnnya tak kalah memikat. Desa di ujung Kecamatan Pacet yang berbatasan dengan Dusun Kemloko, Desa/Kecamatan Trawas, itu menyimpan beragam destinasi wisata.

 Sebut saja kawasan pendakian Puthuk Gragal. Selain menawarkan sensasi pendakian gunung setinggi 1.480 mdpl (meter di atas permukaan laut), pengunjung juga disuguhkan dengan keindahan air terjun Coban Cakung yang terkenal itu. Dua destinasi di bawah naungan Perhutani KPH Pasuruan dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Sumber Kencono ini bisa ditempuh lewat jalur yang sama.

 ”Selain mengembangkan setiap wisata yang ada, kami juga berupaya menggali potensi wisata yang bisa dikelola secara maksimal. Sehingga bisa berdampak terhadap perekonomian masyarakat,” tutur Kepala Desa Cembor Mustofa kemarin (9/5).

 Pembangunan wisata yang dimaksud dapat berupaya kompleks luas yang menjadi jujukan wisatawan. Misalnya, dengan memanfaatkan area kosong dengan luasan hingga belasan hektare, sebagai sentra wisata kuliner dan permainan dengan panorama alam. Cita-cita yang kini terus diupayakan.

 Di samping pengembangan wisata, pemerintah desa (pemdes) juga melakukan berbagai langkah pemberdayaan masyarakat. Salah satu yang baru-baru dijalankan adalah pelatihan membatik dengan metode ecoprint. Pelatihan usaha ekonomi kreatif yang diinisiasi TP PKK Desa Cembor ini diikuti oleh puluhan ibu-ibu.

 Kegiatan bertajuk Peringatan Hari Kartini 2024 dan Pelatihan Pemberdayaan Perempuan Batik Ecoprint itu berlangsung di Balai Desa Cembor, Sabtu (4/5). ”Pelatihan batik ecoprint ini bertujuan meningkatkan keterampilan ibu-ibu PKK Desa Cembor,” tandasnya. (adi/ris)

Editor : Hendra Junaedi
#kabupaten mojokerto majapahit #pacet #wisata alam