ADA pemandangan berbeda di Kantor Kelurahan Sentanan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Senin (22/4). Seluruh pegawai dan staf mengenakan pakaian tradisional dalam melayani masyarakat.
Lurah Sentanan Fauzan Hadiyan Ichsan mengungkapkan, dalam sehari kemarin, khusus pegawai perempuan mengenakan pakaian kebaya. Sementara yang laki-laki menggunakan baju batik. ’’Selama pelayanan kami semua pakai pakaian tradisional dalam rangka memperingati Hari Kartini,’’ terangnya.
Menurutnya, momen Hari Kartini menjadi refleksi tentang perjuangan sosok pahlawan yang memperjuangkan emansipasi wanita. Di Kelurahan Sentanan sendiri, terdapat banyak perempuan yang berperan dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat.
Baik yang berdinas di kantor, maupun yang mengabdi dalam Tim Penggerak Pemberdayaan Keluarga Sejahtera (TP PKK) Kelurahan Sentanan. ’’Menurut saya, peran mereka (kaum perempuan) sangat luar biasa,’’ paparnya.
Tidak hanya membantu terkait pemberdayaan masyarakat, kaum hawa juga turut andil dalam berbagai bidang lainnya. Baik menyelesaikan masalah keluarga, lingkungan, hingga peningkatan ekonomi. ’’Baik PKK maupun warga Sentanan, khususnya ibu-ibu maupun pemudi sangat luar biasa membantu. Mereka menjadi garda terdepan sekaligus sebagai teladan,’’ paparnya.
Menurutnya, perempuan juga bisa menjalankan multiperan seperti yang dilakukan kurang lebih 30 kader motivator di Kelurahan Sentanan. Selain menjadi sosok ibu, para kader juga mampu menjalankan berbagai tugas lainnya. Selain rutin melaksanakan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), kader motivator juga melakukan sosialisasi terkait kesehatan, sosial, kemasyarakatan, hingga perekonomian. (ram/fen)
Editor : Hendra Junaedi