Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Jadi Kota Terkecil Ketiga di Indonesia, Kota Mojokerto Punya 5 Bangunan Tinggi, Ada Mahkota Ratu 44 Meter

Fendy Hermansyah • Senin, 17 Juli 2023 | 22:06 WIB

pengelola-sunrise-mall-berharap-relaksasi
pengelola-sunrise-mall-berharap-relaksasi
MOJOKERTO - Kota Mojokerto dikenal sebagai kota terkecil ketiga di Indonesia. Daerah dengan tiga kecamatan ini nyatanya punya lima bangunan tinggi dengan ciri dan pesona menarik.

Kota Mojokerto memiliki luasan sekitar 20 kilometer persegi dengan ketinggian dari permukaan laut 22 meter.

Di Indonesia, Kota Mojokerto tercatat sebagai kota dengan luasan wilayah terkecil ketiga setelah Kota Magelang di Jawa Tengah dan Kota Sibolga di Sumatera Utara.

Kota Mojokerto juga dikenal sebagai kota onde-onde karena jajanan khas ini banyak diperjual belikan. Onde-onde, kuliner berbentuk bulat dengan isian kacang hijau ini jadi identitas khas Kota Mojokerto yang berpenduduk sekitar 150 ribu jiwa ini.

DESTINASI: Wisata Pemandian Sekarsari Kota Mojokerto dibuka secara gratis mulai 20-22 Juni 2023 dalam rangka Hari Jadi Kota Mojokerto.
DESTINASI: Wisata Pemandian Sekarsari Kota Mojokerto dibuka secara gratis mulai 20-22 Juni 2023 dalam rangka Hari Jadi Kota Mojokerto.

Daerah dengan perekonomian dari sektor perdagangan dan jasa ini kian tahun kian maju. Itu ditandai pesatnya laju ekonomi kota yang pernah dihuni Presiden RI pertama Ir Soekarno saat bersekolah SD dan SMP ini.

Saat ini terus bertumbuhan tempat ekonomi baru. Baik itu restoran, hotel, hingga perkantoran. Tapi siapa sangka, Kota Mojokerto ternyata punya bangunan yang tinggi.

Bangunan-bangunan itu punya ciri dan pesona tersendiri. Malahan, punya keindahan hingga nilai sejarah yang khas. Apa saja bangunan tinggi di Kota Onde-onde?

BELUM DIBUKA: Objek wisata Pemandian Sekarsari di Kota Mojokerto yang kini masih dilakukan kajian sebelum dibuka secara resmi bagi wisatawan. (Rizal Amrulloh/Jawa Pos Radar Mojokerto)
BELUM DIBUKA: Objek wisata Pemandian Sekarsari di Kota Mojokerto yang kini masih dilakukan kajian sebelum dibuka secara resmi bagi wisatawan. (Rizal Amrulloh/Jawa Pos Radar Mojokerto)
  1. Sunrise Mall dan Ayola Hotel

Mal dan hotel ini berada dalam satu area di Jalan Benteng Pancasila, Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Mal bernama Sunrise Mall memiliki tiga lantai.

DESTINASI: DLH Kota Mojokerto bakal merampungkan pekerjaan kolam berbentuk Surya Majapahit pada bagian dasar tugu tahun ini.
DESTINASI: DLH Kota Mojokerto bakal merampungkan pekerjaan kolam berbentuk Surya Majapahit pada bagian dasar tugu tahun ini.

Mal pertama sekaligus terbesar di Mojokerto dan sekitarnya ini berpadu dengan Ayola Hotel. Tempat menginap hingga staycation berbintang tiga ini memiliki ketinggian hingga 11 lantai.

WAJIB PATUH: MPP Gajah Mada yang dijadikan sebagai posko pelayanan konsultasi dan penegakan hukum THR 2023. (Rizal Amrulloh/JPRM)
WAJIB PATUH: MPP Gajah Mada yang dijadikan sebagai posko pelayanan konsultasi dan penegakan hukum THR 2023. (Rizal Amrulloh/JPRM)

Bagian puncak hotel ini berupa sky rooftop yang digunakan sebagai Sky Lounge Cafe and Bar. Dari lantai tertinggi di Kota Mojokerto ini bisa terlihat lanskap kota yang berlatar jajaran pegunungan.

PAYUNG HUKUM: Ketua Bapemperda Kota Mojokerto Deny Novianto saat membacakan perubahan propemperda tahun 2022.
PAYUNG HUKUM: Ketua Bapemperda Kota Mojokerto Deny Novianto saat membacakan perubahan propemperda tahun 2022.
  1. Lynn Hotel

Hotel ini berada di Jalan Empunala No 87, Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Hotel yang berdiri tahun 2021 silam ini memiliki enam lantai. Letaknya berada di dalam sehingga relatif tidak terganggu dengan riuh lalu lintas.

Bangunan hotel ini memiliki ciri khas. Di dalamnya banyak menyomot arsitektur dan asesoris bergaya Majapahitan. Termasuk, unsur dinding batu bata ekspos mirip candi-candi era Majapahit.

Bangunannya yang tinggi membuat banyak orang yang suka menginap di hotel tersebut. Ditunjang akses jalan yang memadai, hotel ini juga relatif dengan dengan jalan tol hingga pusat kota yakni Alun-Alun Kota Mojokerto.

IKONIK: Kawasan Alun-Alun Kota Mojokerto menjadi ikon kota dengan karakter bangunan khas Majapahitan. (Sofan Kurniawan/JPRM)
IKONIK: Kawasan Alun-Alun Kota Mojokerto menjadi ikon kota dengan karakter bangunan khas Majapahitan. (Sofan Kurniawan/JPRM)
  1. Menara Mahkota Tribuana Tunggadewi

Menara ini terletak di Simpang Empunala yang merupakan salah satu persimpangan tersibuk di Kota Mojokerto. Menara berada dalam kesatuan dengan pemandian Sekarsari yang menjadi salah satu tempat legend di Kota Onde-Onde.

Menara ini memiliki tinggi sekitar 44 meter. Ketika siang hari, menara bak mahkota raja ini berwarna kuning emas. Sehingga, klop dengan ornamen mahkota yang dilekatkannya.

Mahkota yang dimaksud adalah mahkota ratu Majapahit Tribuana Tunggadewi yang merupakan ratu atau raja perempuan pertama kala zaman Majapahit.

BUTUH PENGEMBANGAN: Kota Mojokerto kian luas setelah dilakukan pembahasan 10 titik koordinat perbatasan dengan Kabupaten Mojokerto. dari semula 16,26 km, kini menjadi 20,48 km.
BUTUH PENGEMBANGAN: Kota Mojokerto kian luas setelah dilakukan pembahasan 10 titik koordinat perbatasan dengan Kabupaten Mojokerto. dari semula 16,26 km, kini menjadi 20,48 km.

Jika malam hari, terlihat jalinan lampu warna-warni yang membuat menara terlihat berwibawa sekaligus indah. Dari ruas tol Mojokerto-Jombang, menara ini dapat terlihat dengan jelas.

Yang kian menambah apik dan membuat orang penasaran yang melihatnya.

Ayola Sunrise
Ayola Sunrise

Dulunya, menara ini adalah menara tendon air buatan kolonial Belanda. Meski secara fungsi tidak lagi digunakan sebagai tendon air, menara ini menjadi bangunan yang melegenda di Kota Mojokerto.

Bangunan tersebut menjadi tanda pusat kota sekaligus tempat rekreasi dan wisata setempat.

Sunrise Mall dan Ayola Hotel
Sunrise Mall dan Ayola Hotel
  1. Tugu Proklamasi Alun-Alun Kota Mojokerto

Bangunan tinggi selanjutnya adalah Tugu Proklamasi di Alun-Alun Kota Mojokerto. Tingginya sekitar 45 meter. Tugu ini menggantikan tugu merah putih yang sebelumnya bertahun-tahun berdiri di pusat kota Onde-Onde tersebut.

Tugu ini memiliki bentuk berpilin dengan warna kuning keemasan. Bangunan ini juga berarsitektur Majapahitan. Yakni dengan penggunaan bata ekspos yang menjadi ciri khas bangunan zaman Majapahit silam.

Lynn Hotel Mojokerto
Lynn Hotel Mojokerto

Di sekitarnya terdapat kolam, taman, dan area monumen. Lengkap dengan sejumlah gazebo hingga area UMKM berupa skywalk. Praktis tugu Proklamasi ini menjadi bangunan tertinggi di Kota Mojokerto. 

BELUM BEROPERASI: Pemandian Sekarsari yang rampung direvitalisasi oleh Pemkot Mojokerto belum bisa dibuka untuk masyarakat umum, kemarin (3/2). (Rizal Amrulloh/JPRM)
BELUM BEROPERASI: Pemandian Sekarsari yang rampung direvitalisasi oleh Pemkot Mojokerto belum bisa dibuka untuk masyarakat umum, kemarin (3/2). (Rizal Amrulloh/JPRM)
  1. MPP Gajah Mada

Bangunan ini merupakan gedung perkantoran terbesar di Kota Mojokerto. Berdiri empat lantai, gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) ini kepunyaan Pemkot Mojokerto. Gedung yang juga bergaya Majapahitan berdiri di atas lahan yang dulu merupakan RSUD Wahidin Sudiro Husodo yang kini berada di Jalan Raya Surodinawan, Kota Mojokerto.

Gedung ini tampak megah di Jalan Gajah Mada Kota Mojokerto. Hanya berjarak selemparan batu dari kantor Pemkot Mojokerto. Di gedung ini berkantor puluhan instansi pelayanan publik.

Warga kota tinggal menuju gedung ini jika ingin mendapatkan pelayanan administratif mulai mengurus KTP hingga mendapat pelatihan komputer.

RAMPUNG: Pengerjaan penyempurnaan bagian alur yang menyelimuti tugu Alun-Alun Kota Mojokerto rampung, kemarin (5/2). (Sofan Kurniawan/JPRM)
RAMPUNG: Pengerjaan penyempurnaan bagian alur yang menyelimuti tugu Alun-Alun Kota Mojokerto rampung, kemarin (5/2). (Sofan Kurniawan/JPRM)

ITULAH sejumlah bangunan tinggi yang berada di Kota Mojokerto. Kota terkecil ketiga di Indonesia dan kota terkecil pertama se-Jawa Timur. Berada di tengah Jawa Timur, Kota Mojokerto menjadi area perlintasan dari dan ke Jawa Timur.

Selain terdapat ruas jalan poros Nasional dan jalan tol Transjawa, Kota Mojokerto juga dilintasi Sungai Brantas yang merupakan sungai terpanjang kedua di Pulau Jawa.

Kota Mojokerto juga lekat dengan peninggalan era kerajaan Majapahit. Pusat kota hanya berada sekitar 10 kilometer dengan bekas pusat ibukota kerajaan Majapahit, Trowulan.

Di area kota dan Kabupaten Mojokerto diperkirakan terdapat ribuan peninggalan berupa candi maupun bekas bangunan yang diduga dibangun era Majapahit hingga Mataram Kuno era Mpu Sindok. (fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#bangunan #Majapahit #pemkab #candi #kota #tribuana #pemkot #bupati #wisata #ning ita #kabupaten #sejarah #wali kota #mojokerto #tinggi #ratu #soekarno #mataram #terkecil