JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan kata-kata yang meniru suara, seperti “dor”, “cekrek”, atau “byur”. Tanpa disadari, kata-kata tersebut termasuk dalam onomatopoeia, yaitu kata yang menirukan bunyi dari suatu objek atau kejadian.
Dalam bahasa Inggris, onomatopoeia juga banyak digunakan, bahkan sering muncul dalam film, komik, hingga storytelling untuk membuat cerita terasa lebih hidup dan ekspresif. Menariknya, beberapa bunyi yang sama bisa memiliki bentuk kata yang berbeda antara Bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Baca Juga: Jasa Medis Implan KB Diarahkan ke BPJS Kesehatan
Berikut beberapa contoh onomatopoeia yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari:
- Bang (dor)
Contoh: Bang! The gun was fired.
(“Dor! Senjata itu ditembakkan.”) - Click (cekrek)
Contoh: Click! She took a picture of the sunset.
(“Cekrek! Dia mengambil foto matahari terbenam.”) - Splash (byur)
Contoh: Splash! The kid jumped into the pool.
(“Byur! Anak itu melompat ke dalam kolam.”)
Baca Juga: Benteng Sekam Rest Area Jalur Pacet-Cangar Mojokerto Direvitalisasi
- Buzz (getaran/dering)
Contoh: My phone is buzzing.
(“Ponselku sedang bergetar/berdering.”) - Knock knock (tok tok)
Contoh: Knock knock! Someone is at the door.
(“Tok tok! Seseorang ada di depan pintu.”) - Boom (duar)
Contoh: Boom! The bomb exploded.
(“Duar! Bom itu meledak.”)
Baca Juga: Temuan Struktur Kuno di Beloh Mojokerto Diuruk
Penggunaan onomatopeia membuat bahasa terasa lebih hidup dan tidak monoton. Tidak heran jika kata-kata ini sering digunakan dalam berbagai media, seperti film, komik, hingga cerita naratif, untuk membantu pembaca atau penonton membayangkan situasi dengan lebih jelas. RIRA
Editor : Imron Arlado