Urusan Ranjang Macet, Suami Mumet

Fendy Hermansyah • Dipublikasikan Rabu, 16 November 2022 | 13:46 WIB
Photo
Photo
Budal nang Lamongan golek iwak tuna
Nang plabuhan sepi, jebule tuku ning toko
Omah-omahan kok malah gaisok mesra
Garakno bojo lanang sambat koyok joko


RUMAH tangga Mukiyo, 41 (nama samaran) dan Tulkiyem, 41 (juga nama samaran) sudah tak harmonis lagi. Bukan lagi retak, hubungan kedua pasutri ini berakhir gegara urusan ranjang.

Keputusan Mukiyo untuk berpisah dengan Tulkiyem sudah final. Mukiyo mengaku tekadnya untuk menjatuhi talak Tulkiyem sudah bulat. Dia merasa sudah tak menemukan keromantisan lagi dari sang istri. Terutama untuk urusan ranjang di antara keduanya yang tak sejalan. ’’Pas aku pengen, dekne nolak. Alesane selalu capek,’’ ucapnya singkat di ruang tunggu Pengadilan Agama (PA) Kelas 1A Mojokerto.

Begitupun sebaliknya. Setiap Tulkiyem sedang ngebet, Mukiyo kerap tak bisa menuruti. Entah karena capek dan memilih ketiduran. Atau saat ia sedang asyik kopi darat (kopdar) bersama rekannya hingga larut. Ketidaksinkronan di antara mereka sudah terjadi hampir lima bulan terakhir. ’’Mbuh yo, kok isok moro-moro kayak gitu,’’ bebernya.

Karena sering tak sejalan, hubungan pasutri ini pun semakin renggang. Jika dulu mereka kerap bermesraan di rumah, kini keduanya justru menjalani hubungan tanpa keromantisan. Imbasnya, Mukiyo pun enggan lama-lama menghabiskan waktu di rumah. Mampetnya kebutuhan biologis otomatis juga berdampak pada keharmonisan biduk rumah tangga keduanya.

Hal sepele pun bisa menjadi biang percekcokan mereka. ’’Kadang yo nduwe pikiran kudu njajan ae goro-goro gak tersalurkan. Yaopo, nduwe bojo kok rasane koyok joko ngene,’’ sesal warga Kecamatan Mojoanyar ini.

Diakui Mukiyo, ia juga sempat mengajak komunikasi Tulkiyem karena menurunnya intensitas keintiman mereka. Ia bahkan juga sempat mendatangi dokter untuk konsultasi hubungan rumah tangganya dengan Tulkiyem. Namun, sampai kini tak membuahkan hasil. ’’Wes gak kuat nek ngempet terus. Karuan golek anyar sing isok siap sedia ngladeni,’’ tegas dia. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah
cerai kabupaten mojokerto Majapahit pengadilan agama jangan baca Kota Mojokerto talak mojokerto soekarno onde-onde suami gugat