KOTA - Upaya bersih-bersih di balik jeruji besi kembali dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto. Petugas menggelar razia insidental dengan menyasar sejumlah sel tahanan pada Senin (7/9). Hasilnya, petugas menemukan senjata tajam (sajam) rakitan dan kartu remi di dalam kamar napi.
Razia dadakan kali ini fokus pada penyisiran di dua kamar. Yakni, Kamar 7 yang dihuni tujuh narapidana dan Kamar 9 yang diisi sembilan orang warga binaan. Tak hanya menggeledah penghuni kamar, setiap sudut sel penjara diperiksa petugas. Meski tidak ditemukan barang berbahaya tingkat tinggi, petugas menyita sejumlah barang selundupan yang dilarang masuk ke lingkungan penjara.
Barang tersebut berupa satu sajam rakitan hasil modifikasi sendok makan dan empat set kartu remi. Temuan barang terlarang tersebut langsung diamankan petugas. ’’Kami berikan arahan tegas agar seluruh tahanan selalu menjaga kedisiplinan dan tunduk pada tata tertib selama menjalani masa hukuman,’’ ujar Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Yoga Nur Karendra, Selasa (8/9).
Razia ini sekaligus sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi kerusuhan dan gangguan keamanan di dalam lapas. Ke depan, Lapas Mojokerto bakal terus meningkatkan intensitas pengawasan pada setiap warga binaan. ’’Pengamanan terus kami perkuat melalui deteksi dini hingga pemeriksaan berkala dan insidental. Dengan begitu, lapas yang aman dan tertib bisa terwujud,’’ ujar Kalapas Mojokerto Arifin Akhmad. (vad/fen)
Editor : Fendy HermansyahSumber : Radar Mojokerto