Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Tingkatkan Kamtibmas, Polisi di Mojokerto Gandeng Ojol hingga Santri

Martda Vadetya • Minggu, 3 Mei 2026 | 07:32 WIB
PENCEGAHAN: Apel besar sabuk kamtibmas digelar di Lapangan Patih Gajah Mada Polres Mojokerto Kota, Kamis (30/4). (Martda JPRM)
PENCEGAHAN: Apel besar sabuk kamtibmas digelar di Lapangan Patih Gajah Mada Polres Mojokerto Kota, Kamis (30/4). (Martda JPRM)

 

KOTA - Polres Mojokerto Kota memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum. Paguyuban ojek online (Ojol), juru parkir (jukir) hingga santri digandeng kepolisian untuk mencegah potensi gangguan keamanan di tengah masyarkat.

Hal tersebut ditandai dengan gelaran apel besar Sabuk Kamtibmas di Lapangan Gajah Mada Mapolres Mojokerto Kota, Kamis (30/4) pagi. Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto menuturkan kuatnya kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dibutuhkan dalam menciptakan situasi aman dan kondusif di wilayah Kota Onde-Onde.

Itu mengingat, menjaga keamanan bukan tanggung jawab aparat kepolisian semata. ’’Dari Sabuk Kamtibmas ini diharapkan menjadi aksi nyata yansg berkelanjutan dan terukur hingga tingkat desa dan komunitas,’’ sebutnya dalam apel.

Pihaknya mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan, kepedulian sosial, berikut mengedepankan komunikasi yang baik dalam menyelesaikan permasalahan yang muncul di tengah masyarakat. ’’Jika seluruh komponen bangsa bergerak bersama, maka setiap potensi ancaman dapat kita kelola menjadi kekuatan persatuan,’’ ungkap kapolres.

Herdiawan berharap, setiap informasi potensi gangguan kamtibmas agar dapat segera disampaikan ke petugas untuk ditindaklanjuti dengan tepat dan cepat. Baik melalui Call Center 110 ataupun kantor polisi terdekat.

Seluruh elemen masyarakat juga diminta untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum tentu kebenarannya. Sebaliknya, kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan wajib dipupuk. ’’Kolaborasi untuk menciptakan rasa aman bagi seluruh warga agar diprioritaskan,’’ tandas Herdiawan.

Untuk diketahui, apel sabuk kamtibmas merupakan apel gabungan kepolisian bersama lapisan masyarakat berikut TNI dan instansi terkait untuk memperkuat kolaborasi dalam deteksi dini hingga kesiapsiagaan dalam menjaga kamtibmas. (vad/fen)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#kamtibmas mojokerto #gandeng ojol dan santri #polres mojokerto kota