Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Apel Operasi Ketupat Semeru 2026, Bupati Mojokerto Minta Personel Rutin Patroli di Jam-Jam Rawan

Rizal Amrulloh • Jumat, 13 Maret 2026 | 08:00 WIB

 

DISIAGAKAN: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa bersama Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata dan forkopimda mengecek kesiapan personel gabungan dalam apel Operasi Ketupat Semeru 2026
DISIAGAKAN: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa bersama Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata dan forkopimda mengecek kesiapan personel gabungan dalam apel Operasi Ketupat Semeru 2026
- Fokus Amankan Mudik, Tempat Ibadah, hingga Jalur Wisata

- 250 Personel Gabungan Terjun dalam Operasi Ketupat

KABUPATEN - Sebanyak 250 personel gabungan disiagakan untuk pengamanan Hari Raya Idul Fitri 2026 di wilayah Kabupaten Mojokerto. Mulai hari ini, pasukan dari unsur TNI, Polri, organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkab Mojokerto, serta instansi vertikal lainnya diterjunkan hingga dua pekan mendatang.

Kemarin (12/3), Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa bersama Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata dan jajaran forkopimda mengecek kesiapan personel dalam apel gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026. Bertempat di lapangan Mapolres Mojokerto, pemeriksaan dilakukan terhadap pasukan dan sarana prasarana pendukung pengamanan selama masa arus mudik dan perayaan Hari Raya Lebaran.

’’Saya berharap seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan pelayanan yang humanis, serta menjaga sinergitas antarinstansi agar perayaan Idul Fitri berjalan aman, nyaman, dan lancar,’’ tegas Gus Bupati.

Personel gabungan ditugaskan selama masa Operasi Ketupat 2026 yang digulirkan mulai 13-25 Maret mendatang. Pengamanan difokuskan pada jalur mudik, tempat ibadah, pusat keramaian, serta objek wisata. Di samping itu, atensi juga diberikan terhadap aspek keamanan dari gangguan kamtibmas. Antara lain, di wilayah permukiman yang ditinggal warga mudik Lebaran.

Gus Bupati meminta agar personel gabungan melakukan patroli rutin, khususnya pada jam-jam yang rawan. ’’Aspek keamanan harus menjadi perhatian penting, agar masyarakat dapat mudik dan merayakan Idul Fitri dengan tenang,’’ tandasnya.

Penekanan juga disampaikan terhadap pengamanan Salat Id. Sebagai wujud toleransi, keberadaan organisasi masyarakat dan keagamaan dapat dilibatkan secara aktif guna mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah. ’’Upaya ini merupakan bentuk kesiapan kita bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,’’ tandas Gus Bupati. (ram/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#Jam Rawan Kejahatan #libur lebaran #bupati mojokerto #operasi ketupat 2026 #polres mojokerto kota #Polres Mojokerto