Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Rumah Dibobol Saat Sahur, Tragedi Berdarah Guncang Pasutri di Bekasi

Imron Arlado • Rabu, 4 Maret 2026 | 19:10 WIB

Suami tewas dan istri kritis usai rumah dirampok di bekasi. Polisi buru pelaku
Suami tewas dan istri kritis usai rumah dirampok di bekasi. Polisi buru pelaku

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Dugaan perampokan terjadi di sebuah rumah kawasan Pondok Gede, Bekasi, pada Senin (2/3/2026) dini hari.

Peristiwa yang terjadi saat waktu sahur itu mengakibatkan seorang suami berinisial EU (65) meninggal dunia, sementara istrinya, P (60), mengalami luka serius dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kejadian tersebut berlangsung di Perumahan Prima Lingkar Asri, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi. Peristiwa pertama kali diketahui oleh anak korban yang merasa curiga karena orang tuanya tidak bangun untuk sahur seperti biasanya.

Menjelang imsak, anak bungsu korban berinisial D (25) terbangun karena alarm ponselnya berbunyi. Pasutri tersebut diketahui memiliki 4 orang anak, dan 3 di antaranya telah menikah tinggal terpisah di kediaman masing-masing.

Pada saat terbangun, D berinisiatif menghampiri kamar orang tuanya. Namun dari dalam ruangan hanya terdengar suara lirih seperti rintihan. Ketika ia mencoba membuka pintu, pintu kamar itu ternyata terkunci dari dalam.

 

 

"Anak korban berinisiatif membangunkan ibunya, tetapi tidak ada jawaban. Ia sempat mendengar suara seperti orang mengerang. Karena panik, ia keluar rumah untuk meminta pertolongan warga, namun tidak ada orang di sekitar," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Andi Muhammad Iqbal di lokasi.

Karena tidak menemukan pertolongan, ia kemudian menghubungi anggota keluarga lainnya agar segera datang ke lokasi. Setibanya di rumah, mereka berupaya masuk dengan cara mendobrak bagian jendela.

"Saat itulah kedua korban ditemukan dalam kondisi tergeletak (di kamarnya)," imbuh Andi.

 

Korban EU ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan luka pada bagian tubuh yang diduga akibat benda tumpul. Sementara istrinya ditemukan masih bernapas namun mengalami luka serius.

Kapolres Metro Bekasi Kota menyatakan bahwa tim gabungan bersama jajaran dari Polda Metro Jaya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah barang bukti. Berdasarkan pemeriksaan awal, terdapat dugaan pelaku masuk dengan cara merusak akses jendela rumah.

Dari olah (TKP) sementara, sejumlah barang turut hilang, di antaranya emas dan dua kunci mobil.

 

 

"Namun, emas yang dipakai korban perempuan serta dua kunci mobil dilaporkan hilang," ujar Andi. Tetapi meskipun kunci mobil hilang, kedua mobil masih berada di garasi.

Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk anggota keluarga dan warga sekitar. Rekaman kamera pengawas di lingkungan perumahan turut diperiksa guna melacak pergerakan orang yang mencurigakan pada waktu kejadian. SEPTIANA

Editor : Imron Arlado
#perampokan #suami tewas #diserang orang tak dikenal #bekasi #pondok gede bekasi