- Kapolres Bentuk Satgas Bersama Forkopimda
KABUPATEN - Massa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Mojokerto menggelar aksi demonstrasi di depan Mapolres Mojokerto, kemarin (27/2). Mereka menyuarakan aspirasi kepada aparat penegak hukum (APH) untuk menindak tegas keberadaan galian C ilegal di wilayah Kabupaten Mojokerto.
Massa berorasi di depan Mapolres Mojokerto di Jalan Gajah Mada, Desa Menaggal, Kecamatan Mojosari, sekitar pukul 15.00. Di bawah guyuran hujan, puluhan mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan yang ditujukan kepada korps Bhayangkara.
Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata yang menemui massa aksi menyatakan, pihaknya telah mendengar dan menampung aspirasi yang disampaikan para mahasiswa. Terutama terkait sorotan terkait maraknya galian C ilegal di Kabupaten Mojokerto. ”Saya berterima kasih karena ada satu isu tentang galian C yang menjadi konsen saya di Mojokerto untuk dilakukan tata kelola baru,” ungkapnya.
Di hadapan mahasiswa, Andi menyampaikan terkait langkah Polres Mojokerto bersama jajaran forkopimda yang kini telah berproses untuk membentuk satuan tugas (satgas). Menurutnya, tim gabungan yang melibatkan lintas instansi ini dibentuk untuk menertibkan galian C yang selaras dengan tuntutan mahasiswa.
”Saat ini, Polres Mojokerto bersama forkopimda yang lain telah melakukan proses-proses langkah awal untuk merancang konsep yang matang terkait tata kelola galian. Terutama, penertiban galian yang berizin, tapi melanggar atau yang tidak berizin sama sekali itu agar betul-betul ada perbaikan,” tandas dia.
Sehingga, jelas Andi, seluruh jajaran forkopimda dan stakeholder terkait akan terlibat aktif dalam penindakan terkait galian C. Termasuk dari Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur (Jatim). ”Jadi, pendekatan yang dilakukan lebih komprehensif, tidak hanya instrumen penegakan hukum,” papar mantan Kapolres Batu ini.
Saat ini, jelas dia, satgas galian C telah berproses pada tahap pembentukan struktur di Pemkab Mojokerto. Karenanya, Andi mengajak mahasiswa untuk turut mengawal dan memberikan sumbangsih aktif dalam satgas. ”Kalau kita berdiri di satu barisan yang sama terhadap isu ini, ayo bareng-bareng memberikan solusi. Bahkan, bila perlu mahasiswa juga kita aktifkan dalam satgas,” tegas Andi. (ram/ris)
Editor : Fendy Hermansyah