KOTA - Tindak kejahatan di Kota Mojokerto berpotensi meningkat seiring memasuki bulan Ramadan 1447 Hijriah ini. Warga diminta waspada dengan turut menjaga keamanan diri dan lingkungan sekitar.
Pola peningkatan potensi kriminalitas ini terjadi setiap tahun. Utamanya pada bulan Ramadan berikut menjelang Hari Raya Idul Fitri. Warga diminta memastikan rumah dalam kondisi terkunci untuk mencegah aksi pencurian. Utamanya saat ditinggal beribadah.
Seperti diketahui, salah satu aksi pencurian jelang Ramadan ini terjadi di kompleks Perumahan Griya Permata Meri, Kota Mojokerto, sekitar pukul 23.30 Senin (16/2). Motor Honda Scoopy nopol S 6354 VY milik Chelsia Madhumita, 34, amblas dimaling saat diparkir di teras rumah.
Aksi komplotan maling ini terbilang nekat. Sebab, pencurian dilakukan saat seluruh penghuni rumah sedang terjaga. Selain itu, praktik penipuan dan gendam wajib diwaspadai masyarakat karena kejahatan ini meningkat menjelang hari raya. ’’Kami mengimbau dan mengingatkan, agar masyarakat selalu waspada terhadap segala bentuk kejahatan,’’ ujar Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto, kemarin.
Pihaknya menyarankan beberapa langkah antisipasi tindak kejahatan yang bisa dipraktikkan sehari-hari. Mulai dari menghindari memakai perhiasan mencolok, menggindari jalan sepi hingga selalu waspada terhadap situasi lingkungan sekitar. ’’Segera laporkan setiap tindak kejahatan yang terjadi ke kantor polisi terdekat atau melalui Call Center 110,’’ sebutnya.
Polres Mojokerto Kota turut meningkatkan patroli keamanan wilayah untuk menekan aksi kriminalitas di bulan suci ini. Jajaran polsek turut dikerahkan untuk memantau situasi pada jam rawan hingga ke wilayah perbatasan. (vad/fen)
Editor : Fendy HermansyahSumber : Radar Mojokerto