KOTA - Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terjadi di kompleks Perumahan Griya Permata Meri (GPM), Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Kawanan maling yang pura-pura berteduh saat turun hujan ini justru menggasak satu motor milik warga.
Curanmor yang terjadi pada Kamis (18/12) tersebut menyasar motor Honda Vario Nopol S 3926 VA milik Dina Yuliana. Ketika itu, lokasi sedang diguyur hujan gerimis. Motor matik tersebut diparkir korban di depan rumah kakaknya, Sutrisno. ”Kejadiannya sekitar pukul 18.00. Adik saya datang, motornya diparkir di depan (teras) sini,” terang Sutrisno, kemarin (22/12).
Rekaman kamera CCTV (closed-circuit television) memperlihatkan, motor warna hitam merah tersebut amblas dimaling dalam hitungan detik. Aksi pencurian terjadi tak lama setelah Dina memarkir motornya. Dua orang tak dikenal tampak datang ke lokasi berboncengan mengendarai motor matik.
Mereka mulanya berpura-pura di seberang rumah Sutrisno karena saat itu sedang hujan gerimis. Keduanya terlihat berdiri di depan rumah korban seolah menunggu hujan reda. ”Waktu itu kelihatan ada dua orang naik motor, kondisinya gerimis. Mereka pura-pura berteduh di depan sini,” ungkapnya.
Rupanya, situasi itu dimanfaatkan para garong untuk beraksi. Tak butuh waktu lama, salah seorang pelaku langsung menggasak motor korban. Sementara satu maling lainnya mengawasi kondisi lokasi. ”Satu orang yang mengambil motor. Langsung dibawa kabur. Posisi motor waktu itu terkunci setang,” beber kakak korban.
Sutrisno menyebut, ciri-ciri pelaku tampak terlihat jelas dari rekaman CCTV. Menurutnya, kedua pelaku masih berumur muda dan memakai jaket warna hitam. ”Masih muda, HP-nya dikalungkan di leher,” ulasnya. Korban yang merugi belasan juta rupiah langsung melaporkan kasus ini ke Polres Mojokerto Kota. (vad/ris)
Editor : Fendy Hermansyah