Sugeng Sumiharji, 60, mengungkapkan, ribuan telur bebek yang dicuri merupakan milik usaha anaknya. Dia baru menyadari adanya pencurian setelah curiga ada pecahan telur yang tercecer. ’’Tahunya setelah Subuh saya kan keluar matikan lampu, saya lihat ada telur jatuh,’’ ungkapnya saat ditemui di rumahnya, Selasa (2/12).
Karena curiga, Sugeng lantas mengecek rekaman CCTV. Ternyata dugaannya benar, terdapat komplotan orang yang tidak dikenal mengambil tumpukan telur yang tertata di teras rumah. Dari tayangan CCTV, para pencuri datang menggunakan mobil sekitar pukul 03.18. Sugeng menduga, aksi tersebut dilakukan oleh empat orang. ’’Dua orangnya turun langsung ambil telur, dua lainnya ada di dalam mobil,’’ bebernya.
Dalam hitungan menit, sebanyak 8 tumpuk telur bebek digarong kawanan pencuri. ’’Sekitar 2.400-an butir,’’ sebut Sugeng. Akibat aksi pencurian tersebut, kata Sugeng, kerugian ditaksir kurang lebih Rp 3 juta.
Meski begitu, korban memilih tidak melaporkannya ke aparat berwajib. Namun, Sugeng mengingatkan kepada masyarakat agar lebih waspada. ’’Nggak lapor. Cuma ini buat orang lain agar lebih hati-hati saja,’’ ulas dia. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah