MOJOSARI - Warga Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Mojosari, digegerkan tewasnya RS, 33, Rabu (29/1). Korban yang ditemukan tak bernyawa menggantung di kusen jendela ini diduga nekat mengakhiri hidup akibat depresi yang diderita.
Kali pertama aksi nekat yang tak patut ditiru ini diketahui RB, 42, kakak korban, saat berkunjung ke rumah sekitar pukul 11.00. RB yang tinggal di Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, ini dibuat syok saat masuk ke ruang tamu. Betapa tidak, RB melihat bujangan 33 tahun itu tewas menggantung di kusen jendela bagian dalam. ’’Jadi saat kejadian, kakak korban sedang menjenguk adiknya di rumah,’’ ujar Kapolsek Mojosari Kompol Purnomo.
RB langsung melaporkan kejadian ini ke ketua RT setempat untuk diteruskan ke Polsek Mojosari. Bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Mojokerto, Unit Reskrim Polsek Mojosari melakukan olah TKP di lokasi. ’’Korban tinggal di rumah ini sendirian. Kedua orang tuanya sudah meninggal. Sedangkan dua saudaranya sudah tinggal di rumahnya sendiri,’’ ungkapnya.
Hasil pemeriksaan luar di lokasi, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan selain bekas terjerat pada jasad korban dari. Mayat RS kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Prof dr Soekandar Mojosari untuk divisum. Aksi nekat RS, lanjut Purnomo, diduga dipicu depresi yang dialami korban. ’’Dari keterangan saksi-saksi, korban diketahui sering berbicara sendiri dan tertutup. Dugaan sementara penyebabnya karena depresi,’’ tukas kapolsek. (vad/fen)
Editor : Hendra Junaedi