Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Sebut Teman Kerja ’’Janda’’, Pelipis Buruh Pabrik Bocor Disambit Besi

Martda Vadetya • Jumat, 25 Oktober 2024 | 14:15 WIB

BERUJUNG DAMAI: Pelaku dan korban sepakat menyatakan damai usai dimediasi petugas.
BERUJUNG DAMAI: Pelaku dan korban sepakat menyatakan damai usai dimediasi petugas.
 

KABUPATEN – Hati-hati ketika bercanda. Bisa-bisa, ejekan yang maksudnya bercanda malah berbuah kesialan.Itu seperti yang dialami dialami Moh. Bahrudin Yusuf, buruh PT Bondvast Indo Sukses asal Desa Sumberglagah, Kecamatan Pacet. Dia terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena mengalami pendarahan di kepala akibat dilempar rekan kerjanya dengan besi batangan.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 16.15 saat Yusuf sedang bekerja seperti biasa di pabrik furnitur di Desa Sampangagung, Kecamatan Kutorejo, tersebut. Di sela-sela bekerja, buruh bagian produksi ini bercanda dengan salah seorang rekannya, Aulia Rahmawati, warga Desa Jiyu, Kecamatan Kutorejo. Dari bercandaan yang dilontarkan Yusuf itu sendiri petaka bermula. ’’Saat bercanda itu korban (Yusuf) menyebut pelaku (Aulia) janda padahal masih gadis. Dari situ pelaku tidak terima,’’ ujar Kapolsek Kutorejo Iptu Agus Hariyanto, Kamis (24/10).

 

Merasa dirundung (bullying), Aulia yang marah spontan mengejar Yusuf. Pelaku langsung memukul kepala korban dengan besi hingga bocor. ’’Korban dipukul dengan sebatang besi bahan produksi meja kursi sampai pelipis mata kirinya pendarahan,’’ ungkapnya.

Dalam kondisi bersimbah darah, Yusuf langsung dilarikan ke IGD RS Kartini Mojosari untuk mendapat pertolongan medis. ’’Setelah itu, pelaku bersama keluarganya dan keluarga korban mendatangi PT Quarta Mazaya Grup sebagai pihak outsourcing untuk membahas penyelesaian perkelahian ini,’’ terang Agus.

Di hadapan petugas, kedua pihak menyatakan berdamai dan menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. Dengan syarat, Aulia menanggung pengobatan Yusuf hingga pulih. ’’Jadi biaya kontrol dan obat nanti ditanggung Aulia,’’ jelas kapolsek.

Agus mengatakan, kondisi Yusuf saat ini terus membaik usai mendapat delapan jahitan di kepalanya. ’’Keterangan tim medis, korban mengalami pecah pembuluh darah di pelipis kirinya. Lukanya hanya itu saja. Dari observasi medis hari ini (Kamis, 24/10), kalau hasilnya signifikan korban sudah bisa pulang,’’ tutupnya. (vad/fen)

 

Editor : Hendra Junaedi
#pacet mojokerto #buruh pabrik #sumberglagah #bullying #perundungan