KUTOREJO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Insiden tewasnya seorang penambang galian C (sirtu) di Kecamatan Kutorejo menjadi atensi kepolisian.
Dalam waktu dekat korps Bhayangkara ini bakal menggandeng Satpol PP Kabupaten Mojokerto untuk menyisir sejumlah galian yang tersebar di 17 desa.
Kapolsek Kutorejo Iptu Agus Hariyanto menuturkan, sembari menunggu hasil proses penyelidikan tewasnya Agus Supriadi, 44, penambang asal Dusun/Desa Kedunguneng, Kecamatan Bangsal, pihaknya bakal menginventarisir tambang di wilayahnya.
”Dalam waktu dekat ini kami akan koordinasikan dengan satpol PP,” ujarnya, kemarin (27/5).
Pihaknya akan menyoroti sejumlah tambang yang belum menerapkan sistem keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sesuai standar.
Sehingga kolaborasi dengan aparat penegak perda diharapkan mampu meningkatkan fungsi pencegahan maupun pengawasan sesuai masing-masing landasan hukum.
”Sekalian nanti akan kami lakukan imbauan (pada pengelola tambang) dan pemasangan spanduk untuk tambang yang tidak safety,” ungkapnya.
Hal ini, lanjut Agus, sebagai salah satu langkah preventif agar insiden maut di galian C Desa Kepuhpandak pada Kamis (23/5) lalu tidak terulang.
”Kami semua berharap agar kejadian serupa tidak terulang lagi, baik di (Kecamatan) Kutorejo maupun Kabupaten Mojokerto pada umumnya,” tandas Agus.
Sebelumnya, galian C di Dusun Grogol, Desa Kepuhpandak, Kecamatan Kutorejo longsor pada Kamis (23/5). Agus Supriadi, 44, warga Dusun/Desa Kedunguneng, Kecamatan Bangsal tewas tertimbun material galian saat sedang menggali secara manual.
Nahas dialaminya saat menggali salah satu sisi tebing setinggi 9 meter dengan kemiringan hampir 90 derajat.
Peristiwa tersebut melengkapi deretan catatan kelam insiden tambang longsor di Mojokerto.
Galian C di Dusun Jaringansari, Desa Karangdiyeng, Kecamatan Kutorejo, yang longsor pada Oktober 2022 dan menimbun empat orang pekerja. Dua orang di antaranya tewas.
Sedangkan dua pekerja lainnya dilarikan ke rumah sakit karena terluka. Pada Juni 2023, galian sirtu di Desa Srigading, Kecamatan Ngoro, longsor. Usman, sopir truk asal Dusun Sirno, Desa Purwojati, Kecamatan Ngoro, tewas tertimbun longsoran. (vad/ris)
Editor : Hendra Junaedi