Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Tiga Orang yang Masuk Jaringan Curanmor Ini Sedang Diburu Polisi

Farisma Romawan • Rabu, 24 April 2024 | 15:00 WIB
TAK BERKUTIK: Satreskrim Polres Mojokerto Kota menunjukkan dua pelaku curanmor yang berhasil diringkus di Simpang Empat Jalan Penanggungan, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kamis (18/4) lalu.
TAK BERKUTIK: Satreskrim Polres Mojokerto Kota menunjukkan dua pelaku curanmor yang berhasil diringkus di Simpang Empat Jalan Penanggungan, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kamis (18/4) lalu.

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Satreskrim Polres Mojokerto Kota masih memburu tiga orang yang turut terlibat dalam sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor), jaringan KM dan JF sejak awal tahun 2024.

 Ketiganya tengah dalam kejaran petugas setelah berhasil kabur saat akan ditangkap, Kamis (18/4) lalu. Selain berhasil mencuri empat motor warga sejak Januari lalu, mereka juga terlibat dalam jaringan penjualan gelap motor hasil curian. 

Ketiganya adalah PR dan RZ yang sempat dikejar petugas bersama KM dan JF mulai dari jalan Benteng Pancasila (Benpas) hingga Simpang Empat Jalan Penanggungan, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kamis (18/4) pagi. 

Namun, PR dan RZ berhasil kabur dari kejaran. Sementara KM dan JF tak bisa berkutik saat warga turut serta meringkus mereka usai terjatuh. Lalu, SF yang diduga terlibat sebagai penadah motor hasil curian keempat pelaku. 

Oleh SF, motor hasil curian empat kawanan maling tersebut dihargai sekitar Rp 3 sampai 5 juta. Ketiganya kini ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) setelah beberapa kali terdeteksi terlibat aksi curanmor hingga meresahkan warga Kota dan Kabupaten Mojokerto. 

’’Masih dalam pengejaran. Identitasnya sudah kami dapat dari dua rekannya yang berhasil diungkap pekan lalu,’’ ujar Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Achmad Rudi Zaeny, kemarin. Namun Rudi mengaku belum bisa menyebut secara detail keberadaan ketiganya.

 Hingga saat ini, petugas masih melakukan penyisiran di beberapa wilayah di Jawa Timur. Khususnya di tiga daerah yang sempat menjadi sasaran operasi mereka. Seperti Jombang, Lamongan, hingga Sidoarjo. ’’Yang jelas, beberapa TKP-nya ada di beberapa daerah sekitar Mojokerto, tak jauh dari itu,’’ tandasnya. 

Sebelumnya, dua maling motor berhasil diringkus warga bersama petugas Kamis (18/4). KM dan JF, warga Tambaksari, Surabaya ini ditangkap usai terjatuh saat dikejar petugas pasca mengembat motor milik karyawati minimarket di Desa/Kecamatan Kurotejo, Kabupaten Mojokerto.

 Keduanya juga terdeteksi telah empat kali mencuri motor warga. Di antaranya di halaman GOR dan Seni Mojopahit, Jalan Gajah Mada, 10 Februari; di TK Desa Canggu, Jetis, 6 Maret; di jalan kawasan Kelurahan Jagalan, 9 April; dan di minimarket, Desa/Kelurahan Kutorejo, Kamis pekan lalu. 

Saat beraksi, keduanya kerap menyamar sebagai driver ojek online (ojol) lengkap dengan identitas jaket yang dikenakan. Tujuannya untuk mengelabuhi korban dan pengendara lain sehingga tak dicurigai. (far/ris)

Editor : Hendra Junaedi
#satreskrim polres mojokerto #curanmor