Tidak sekadar berpatroli, ratusan petugas satsamapta juga dituntut hadir langsung di tengah-tengah masyarakat guna mencegah terjadinya kejahatan.
Utamanya perampasan, perampokan, pencurian tawuran hingga balap liar yang marak selama lebaran.
Bahkan, ratusan petugas dituntut blusukan hingga ke gang-gang perkampungan demi menjamin keamanan di seputar wilayah Kota Mojokerto dan utara sungai.
Kasatsamapta Polres Mojokerto Kota, AKP Anang Leo Afera mengatakan, ada empat jenis patroli yang bisa dimaksimalkan petugas selama libur lebaran mulai 6-15 April.
Mulai dari patroli jalan kaki, patroli sepeda, dan patroli motor, hingga patroli blue light atau mobil. Patroli ini ditujukan agar pola pengawasan bisa langsung menyentuh lapisa terbawah masyarakat.
Bahkan, sejumlah petugas dituntut komunikatif dan responsif bila terdapat potensi gangguan. Khususnya di malam hari yang situasinya sepi.
’’Sasaran utama patroli mulai dari pertokoan, pemukiman padat penduduk, dan juga kawasan jalanan sepi yang rawan terjadi perampasan benda berharga maupun kendaraan bermotor. Patroli kami galakkan rutin di tiga waktu mulai pagi, siang dan malam,’’ tegas Kasatsamapta Polres Mojokerto Kota, AKP Anang Leo Afera.
Khusus untuk kawasan perumahan dan perkantoran, pihaknya juga tak segan menggalang koordinasi dengan sekuriti setempat.
Tujuannya tak lain untuk mencegah orang tak dikenal seenaknya masuk ke lalu mencuri barang berharga saat dirumah yang ditinggal pemiliknya mudik ke kampung halaman.
Pun demikian di pusat perbankan dan perbelanjaan, komunikasi dan koordinasi dengan sekuriti dan petugas parkir juga kian diintensifkan.
Tujuannya untuk mencegah munculnya aksi perampokan dalam berbagai modus. Termasuk kempes ban atau pecah kaca kendaraan sebagai modus efektif dalam mengelabuhi korban.
’’Potensi gangguan banyak sekali modusnya. Kami antisipasi bersama sejumlah pihak agar ikut aktif mengawasi jika ditemukan orang yang mencurigakan,’’ pungkasnya. (far/fen)
Editor : Fendy Hermansyah